JAKARTA - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) memastikan proses pemasangan girder box atau balok-balok beton sudah mulai dilakukan untuk percepatan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung.
"Kami sudah melakukan pemasangan girder box untuk menyambungkan struktur layang pada trase dengan menggunakan Girder Launcher, dan ini akan terus berlangsung sampai semua girder box terpasang di seluruh pier," kata Direktur Utama PT KCIC, Dwiyana Slamet Riyadi dikutip Antara, Sabtu (6/11/2021).
Ia menjelaskan proses pemasangan girder box tersebut menggunakan mesin Girder Launcher yang dapat menyusun balok-balok beton itu satu per satu diantara tiang-tiang beton tanpa mengganggu jalannya lalu lintas di sekitar titik konstruksi.
Baca Juga: Balik Modal Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Lebih dari 1 Abad, Ini Hitung-hitungannya
Ia menambahkan Girder Launcher merupakan teknologi yang berperan penting dalam menyusun struktur jembatan lintasan kereta cepat serta memperlancar pembangunan proyek yang ditargetkan beroperasi di akhir 2022.
"Karena lokasinya yang berada di lokasi padat dan ramai, efisiensi pengerjaan menjadi fokus yang sangat penting. Jadi proses instalasi girder box dengan Girder Launcher ini tidak akan berdampak besar pada lalu lintas di sekitarnya," jelasnya.
Dwiyana memaparkan saat ini pemasangan girder box sudah berhasil dilakukan di tiga Casting Yard berbeda, yaitu Cikarang, Karawang, dan Bandung dengan proses instalasi di tiga lokasi tersebut berjalan secara cepat, efisien, dan tanpa hambatan.
Girder launcher yang digunakan untuk struktur layang kereta cepat Jakarta-Banding adalah Box Girder Erection Machine produksi pada tahun 2020, yang dirancang untuk mampu mengangkat beban hingga 900 ton.
Baca Juga: Waduh! Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Baru Bisa Balik Modal 1 Abad Lebih
Mesin dengan motor listrik sebagai penggerak ini, memiliki tingkat angkat kurang lebih 8 meter dengan kecepatan angkat mencapai 0,8 sampai 0,9 meter per menit.
"Kami menggunakan Box Girder Erection Machine yang sudah melalui tahap pengujian dan dinyatakan layak digunakan. Launcher ini mampu mengangkat beban sampai 900 ton dan memiliki kecepatan angkat 0,8 sampai 0,9 meter per menit," katanya.