Ridwan Kamil Rayu Masdar Kembangkan Bandara Kertajati

Agung Bakti Sarasa, Jurnalis · Minggu 07 November 2021 07:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 07 320 2497874 ridwan-kamil-rayu-masdar-kembangkan-bandara-kertajati-HfnmX904on.jpg Ridwan Kamil Rayu Masdar Investasi di Bandara Kertajati. (Foto: Okezone.com/MPI)

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengajak perusahaan Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), Masdar Mubadala Investment Company untuk berinvestasi di Kawasan Rebana.

Menurut Ridwan Kamil, di kawasan tersebut akan dilakukan pengembangan 13 kawasan atau kota baru di kawasan Rebana yang mencakup 8 kabupaten/kota, mulai dari Subang, Majalengka, Indramayu, Kuningan, Sumedang, dan Cirebon.

Ajakan tersebut disampaikan Ridwan Kamil dalam pertemuan dengan Director of Business Development Clean Energy, Ahmed Al Awadi dan Consultan Development and Investment Asia Pasific, Siddhart Nath dari Masdar Mubadala saat menggelar lawatan ke Abu Dhabi, awal November 2021 kemarin.

Baca Juga: RI Kebanjiran Investasi Rp210 Triliun dari Dubai

Masdar Mubadala sendiri dibidik untuk menggarap investasi Aerocity, Kertajati di kawasan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB), Majalengka yang memiliki luas lahan sekitar 3.200 hektare dan ditopang oleh keberadaan infrastruktur darat, laut, dan udara yang mumpuni.

Menurut Kang Emil, Masdar City yang digarap Masdar Mubadala memiliki konsep pembangunan perkotaan berkelanjutan, sehingga tepat jika diterapkan di Aerocity Kertajati. Bahkan, kata Kang Emil, Masdar Mubadala sudah berinvestasi di proyek PLTS apung di Waduk Cirata.

"Masdar City sudah punya portofolio kota futuristik, kota renewable energy, dan kebetulan sudah ada investasi di Jabar. Jadi logis, sehingga nanti hasil listriknya bisa juga dipakai di kota baru (kawasan Rebana)," kata Kang Emil dalam keterangan resminya, Sabtu (6/11/2021) malam.

Baca Juga: RI Siap Jual 9 Ruas Tol ke Investor Turki

Kang Emil menyatakan bahwa tawaran investasi, termasuk investasi di kawasan Rebana kepada investor UEA dan Timur Tengah itu bertujuan untuk menyeimbangkan penanaman modal di Jabar yang selama ini didominasi oleh investor dari kawasan Asia, seperti Tiongkok, Jepang, hingga Korea Selatan.

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jabar, Noneng Komara Nengsih yang turut mendampingi Kang Emil dalam pertemuan itu menilai, Masdar City selaras dengan konsep pengembangan kawasan Rebana yang disiapkan Pemprov Jabar.

"Pengembangan Rebana mirip dengan Masdar City, Abu Dhabi yang merupakan kota berkelanjutan dengan konsep live, work, play and learn. Konsep ini akan dikembangkan di Rebana," katanya.

Pihak Masdar Mubadala menyambut baik tawaran investasi di kawasan Rebana tersebut. Menurut mereka, paparan Kang Emil tentang kawasan Rebana membuat mereka tertarik untuk menindaklanjuti tawaran itu dan berencana akan mengutus perwakilannya datang ke Jabar.

Dalam pertemuan tersebut, Kang Emil dan rombongan juga menyempatkan diri mengunjungi Masdar City dan mendapatkan penjelasan mengenai konsep kota berkelanjutan. Bahkan, Kang Emil juga sempat mengendarai kendaraan otomatis yang merupakan moda transportasi di Masdar City.

Masdar Mubadala dikenal sebagai Abu Dhabi Future Energy Company. Korporasi ini mengalami pertumbuhan tercepat di dunia dalam bidang keberlanjutan. A dapun Masdar City merupakan pusat inovasi dan zona bebas yang menampung lebih dari 900 penyewa komersial serta ribuan karyawan dan penduduk yang tinggal serta bekerja di sana. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini