Share

Saham Tesla Merosot Gegara Ulah Elon Musk

Erlinda Septiawati, Okezone · Selasa 09 November 2021 14:44 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 09 278 2499073 saham-tesla-merosot-gegara-ulah-elon-musk-iX1Pzqe6N5.jpg Saham Tesla turun akibat jajak pendapat yang dilakukan Elon Musk (Ilustrasi: SCMP)

JAKARTA – Pendiri Tesla Elon Musk meminta pendapat kepada 62,5 juta pengikutnya di Twitter untuk menentukan terkait penjualan 10% sahamnya di Tesla. Akibatnya, saham tesla turun nyaris 5%.

“Saya mengusulkan untuk menjual 10% saham Tesla saya. Apakah Anda mendukung ini?” tulis Musk di akun Twitter-nya, dikutip dari CNBC, Jakarta, Selasa (9/11/2021).

Baca Juga: 10 Miliarder Makin Kaya Raya di Tengah Pandemi, Elon Musk Juaranya Berharta Rp4.500 Triliun

Dalam unggahannya, Musk juga menambahkan pilihan "Ya" atau "Tidak" dan berjanji akan mematuhi hasil dari voting pendapat tersebut. Hasil menunjukkan sekitar 3.519.252 orang menjawab, dimana 57,9% memilih “Ya.”

Musk mengatakan, bahwa kemungkinan akan menjual "blok besar" sahamnya pada kuartal keempat.

Baca Juga: Elon Musk Berniat Lepas 10% Saham Tesla, Minat?

Pada September, Musk menyatakan di Konferensi Kode di Beverly Hills, California, tarif pajak marjinalnya akan lebih dari 50% saat opsi sahamnya berakhir di Tesla, dan berencana untuk segera menjual.

"Saya memiliki banyak opsi yang akan kedaluwarsa awal tahun depan, jadi blok besar opsi akan dijual di Q4 - karena saya harus melakukannya atau mereka akan kedaluwarsa," katanya.

Anggota dewan Tesla saat ini dan mantan lainnya, termasuk Robyn Denholm, Kimbal Musk, Ira Ehrenpreis dan Antonio Gracias juga telah melepas ratusan juta dolar saham Tesla sejak 28 Oktober. Sebab, saham perusahaan melonjak di bursa saham Nasdaq.

Baca Juga: Presiden Jokowi Sebut Sistem Penyaluran BLT BBM yang Dijalankan Sudah Bagus

Sementara, saham Tesla naik di rekor kuartal ketiga dan perusahaan penyewaan mobil Hertz memberikan pengumuman bahwa mereka memesan 100.000 kendaraan Tesla untuk armadanya.

Musk menunggu selama seminggu setelah Hertz membuat pengumuman bahwa Tesla sebenarnya belum menandatangani kontrak dengan Hertz. Sebelum pernyataan itu, dia mengejek investor yang memiliki saham pendek Tesla di Twitter, menulis: "celana pendek Tesla Hertz."

Sejak pengumuman Hertz, saham Tesla telah meningkat lebih dari 30% dan begitu juga kekayaan bersih Musk.

Tidak peduli hasil pendapat Twitter, Musk kemungkinan akan mulai menjual jutaan saham kuartal ini akibat tagihan pajak yang menjulang lebih dari USD15 miliar atau Rp214,5 triliun (kurs Rp14.300 per USD).

Opsi dikenakan pajak sebagai imbalan atau kompensasi karyawan, opsi dikenakan pajak pada tingkat pendapatan biasa atas 37% ditambah pajak investasi bersih 3,8%. Musk juga harus membayar tarif pajak tertinggi 13,3% di California sejak opsi diberikan dan sebagian besar diperoleh saat dia menjadi wajib pajak California.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini