Share

Viral Uang Pecahan Rp1 Juta, Netizen: Kalau Hilang Enggak Bisa Tidur Seminggu

Ahmad Hudayanto, Jurnalis · Rabu 10 November 2021 13:21 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 10 320 2499603 viral-uang-pecahan-rp1-juta-netizen-kalau-hilang-enggak-bisa-tidur-seminggu-5Xj95WtPku.png Viral Uang Pecahan Rp1 Juta (Foto: Sumber TikTok)

JAKARTA – Tanggapan warganet mengenai beredarnya video yang memperlihatkan selembar kertas Rupiah dengan nominal 1.0 bertuliskan Perum Peruri specimen.

Warganet menduga yang ada di dalam video tersebut adalah uang Rupiah pecahan Rp1 juta.

Adapun tanggapan terhadap video tersebut cukup beragam mulai dari tidak tertarik hingga khawatir bila memilikinya.

Baca Juga: Heboh Uang Pecahan Rp1 Juta Beredar, Ini Penjelasan BI

Berikut tanggapan beberapa warganet mengenai video tersebut seperti dikutip dalam akun TikTok @wandy****, Jakarta, Rabu (10/11/2021).

“GAK TERTARIK. NANTI KALO ILANG ATAU KECUCI DI MESIN CUCI AUTO GAK BISA TIDUR SEMINGGU,” ujar B****N

“GAK TERTARIK. GUE KASIR. KALO ADA CUSTOMER BAYAR PAKEK DUIT ITU DAN BELANJA CUMA 25REBU, OTAK GUE CEKAT-CEKIT NGASIH KEMBALIANNYA,” tulis fi****** dalam kolom komentar.

“Gak asik ahh. Dompet gk keliatan tebel kalo kek gitu,” kata ul******.

“malah takut kalau gini. Pas mau ngasih pengamen, yang ngambil uang anak di dompet. Dan ini yang dikasih, auto menangis semalam sehari seminggu sebulan,” ujar R *****.

“YANG GAJI UMR 2 JETI. KERJA SEBULAN DAPETNYA 2 LEMBAR,” komentar dari kl*****.

Akan tetapi ada beberapa warganet yang mengetahui tentang gambar uang dalam video tersebut.

Bahkan salah satu warganet mengutip tanggapan dari Erwin Haryono selaku Kepala Dapartemen Komunikasi Bank Indonesia (BI).

Erwin Haryono pernah menanggapi hal yang serupa, dia mengatakan, gambar uang dalam video tersebut hanya untuk kepentingan internal Peruri.

"Dengan demikian uang dalam video tersebut bukan merupakan uang Rupiah dan bukan merupakan alat pembayaran yang sah," ujar Erwin saat dihubungi Okezone.

Dan menurut catatan Perum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri), lembar kertas tersebut pernah dicetak. Namun dalam bentuk house note atau spesimen.

Perlu diketahui house note merupakan uang yang tidak dapat digunakan sebagai alat pembayaran yang sah karena tidak memiliki ciri-ciri uang Rupiah seperti yang tertuang dalam Undang-undang (UU) Mata Uang Nomor 7 Tahun 2011.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini