Share

5 Fakta Izin OVO Finance Dicabut 'Seret' Uang Elektronik OVO

Ahmad Hudayanto, Jurnalis · Sabtu 13 November 2021 04:53 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 12 320 2500714 5-fakta-izin-ovo-finance-dicabut-seret-uang-elektronik-ovo-1xHRFkx2Lm.jpg OJK Cabut Izin Usaha OvO Finance Indonesia. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA – Belum lama ini Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencabut izin usaha PT OVO Finance Indonesia (OFI). Dalam hal ini pihak OJK menegaskan OFI berbeda dengan OVO, PT Visionet Internasional.

Karena sebelumnya terjadi keresahan publik sehingga warganet menarik saldo di dompet elektronik OVO.

Lalu apa perbedaan OVO PT Visionet Internasional dengan PT OVO Finance Indonesia (OFI)?

Berikut fakta menarik mengenai perbedaan OVO dengan OVO Finance Indonesia yang telah dirangkum Okezone, Sabtu (13/11/2021).

1. Beda Bidang Usaha

"OvO Finance merupakan perusahaan pembiayaan bukan payment gateway. Kita harus bisa bedakan nama PT nya dengan OvO yang payment gateway. Ini penting untuk mengimbau agar masyarakat tidak keliru," ujar Juru Bicara Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sekar Putih Djarot, kepada MNC Portal Indonesia di Jakarta (10/11/2021).

Baca Juga: Izin OVO Finance Indonesia Dicabut, OJK Larang Perusahaan Melakukan Kegiatan Usaha

2. Perizinan

Dia menjelaskan, PT OvO Finance Indonesia adalah perusahaan pembiayaan, entitas yang berbeda dengan platform OVO yang merupakan sistem pembayaran dibawah pengawasan Bank Indonesia.

"Sudah jelas dalam pengumuman OJK bahwa itu PT OvO Finance Indonesia. Agar tidak menimbulkan persepsi yang salah di mata publik," katanya.

Baca Juga: Ramai Gerakan Tarik Saldo, OVO Payment Tegaskan Tidak Ada Kaitan dengan OVO Finance Indonesia

3. Bukan Kelompok Perusahaan yang Sama

Head of Public Relations, OVO Harumi Supit menjelaskan perbedaan perusahaan OFI (OvO Finance Indonesia) sebagai perusahaan multi finance yang tidak ada kaitan sama sekali dengan pihaknya

"OFI atau OvO Finance tidak pernah menjadi bagian dari kelompok perusahaan uang elektronik OVO (PT Visionet Internasional) yang mendapatkan izin resmi dari Bank Indonesia. Hanya saja, sejak awal pendiriannya OFI juga menggunakan nama 'OVO'," ujar Harumi kepada MNC Portal Indonesia di Jakarta.

4. Pencabutan OVO Finance Indonesia

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencabut izin usaha PT OVO Finance Indonesia. Hal ini dituangkan dalam Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Nomor KEP-110/D.05/2021 tanggal 19 Oktober 2021.

Dalam keputusan itu juga tertera pencabutan izin usaha tersebut berlaku sejak Surat Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan pada ditetapkan.

"Dengan telah dicabutnya izin usaha dimaksud, perusahaan dilarang melakukan kegiatan usaha di bidang perusahaan pembiayaan," ujar Kepala Departemen Pengawasan IKNB 1A selaku Plh. Deputi Komisioner Pengawas IKNB I Dewi Astuti di Jakarta, Rabu (10/11/2021).

Menurut OJK, OVO Finance Indonesia juga diwajibkan menyelesaikan hak dan kewajiban sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

5. E Wallet OVO Tidak Ada Kaitan dengan Pencabutan

Harumi menegaskan, pencabutan izin OFI oleh OJK tersebut tidak ada kaitannya sama sekali dengan semua lini bisnis di kelompok usaha uang elektronik OVO.

"Semua operasional dan layanan uang elektronik OVO dan perusahaan-perusahaan di bawah OVO Group berlangsung seperti biasa, normal, dan tidak ada masalah sama sekali," tegasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini