Share

Waspada! Ini Kesalahan yang Sering Dilakukan saat Kelola Keuangan

Erlinda Septiawati, Okezone · Jum'at 12 November 2021 13:26 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 12 622 2500750 waspada-ini-kesalahan-yang-sering-dilakukan-saat-kelola-keuangan-2kXhukTBit.jpeg Tips mengelola keuangan (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kemampuan mengelola keuangan penting dimiliki agar penghasilan dan pengeluaran bisa diatur dengan baik. Sayangnya belum semua masyarakat mengetahu pentingnya mengelola keuangan.

Padahal siapapun tahu bahwa gagal mengatur uang secara bijak dapat menurunkan kualitas kesehatan finansial. Kesehatan finansial yang terus menurun tentu menimbulkan efek samping yang berbahaya.

Baca Juga: Catat! 10 Kesalahan Kelola Keuangan di Usia 20 Tahun

Sementara itu, Survei Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) per 25 Juni 2020 menunjukkan sebagian besar penduduk Indonesia, meskipun gemar menabung namun tidak memiliki ketahanan finansial, sehingga tidak siap menghadapi krisis ekonomi.

Menurut financial advisor dan financial coach Philip Mulyana, situasi seperti ini muncul karena sebagian masyarakat terutama generasi muda, belum terbiasa untuk mengelola uang secara sistematis dan konsisten.

Baca Juga: 7 Cara Melunasi Hutang dengan Cepat

"Perencanaan keuangan pun dirancang secara ala kadarnya. Nyaris tidak memiliki prioritas, baik untuk keperluan jangka pendek, menengah dan panjang,” katanya di Jakarta, Jumat (12/11/2021).

Menurut dia, masyarakat sebenarnya punya kebiasaan menabung untuk kebutuhan masa mendatang. Mereka tahu pentingnya menyisihkan dana darurat. Tapi polanya kerap tidak beraturan. Alokasi dananya terkadang juga tidak konsisten.

"Dan ketika uangnya terkumpul, mereka mudah mencairkan. Lupa sama tujuan awalnya," katanya.

Baca Juga: BuddyKu Fest: 'How To Get Your First 10k Follower'

Follow Berita Okezone di Google News

Philip menjelaskan, generasi milenial juga mulai semakin tercerahkan dengan rutin berinvestasi di luar produk konvensional seperti tabungan. Ada yang investasi di kripto, reksadana dan saham.

Tapi, sisi buruknya, mereka terlalu gampang membelanjakan hasil investasi untuk gaya hidup. Nilai portofolio investasinya bagai berjalan di tempat, meski sering mencetak cuan.

Jadi, kata Philip, untuk mencapai kesehatan finansial yang ideal, diperlukan perencanaan keuangan yang komprehensif.

"Jangan sampai kita rajin investasi, tapi hasil keuntungannya menguap begitu saja karena ketidakmampuan menahan diri dari hal hal yang konsumtif. Pun demikian, jangan sampai rajin menabung tapi tanpa pola yang jelas dan tidak memiliki tujuan spesifik," katanya.

Head of Product and Marketing Bank Jago Andy Djiwandono mengatakan, masyarakat bisa belajar kelola keuangan dengan Financial Vitamin (Fintamin)

"Resep Fintamin ini dirancang bersama sama dengan mengacu ke tantangan finansial yang paling sering dihadapi masyarakat sehari hari," katanya.

Menurut Andy, Fintamin adalah serangkaian nutrisi yang akan membantu menjaga kesehatan dan daya tahan finansial. Setiap Fintamin memberikan khasiat dan memiliki anjuran pemakaian yang berbeda, tergantung tahap kehidupan.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini