Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Harga Batu Bara Naik, Laba Indo Tambang Raya Megah Melesat 603% Menjadi USD271 Juta

Sevilla Nouval Evanda , Jurnalis-Selasa, 16 November 2021 |09:34 WIB
Harga Batu Bara Naik, Laba Indo Tambang Raya Megah Melesat 603% Menjadi USD271 Juta
Laba Indo Tambangraya Megah meroket ditopang kenaikan harga batu bara (Foto: Shutterstock)
A
A
A

Perusahaan telah mengumumkan pembagian dividen interim sebesar USD94,1 juta atau setara dengan 80% dari laba bersih semester pertama 2021. Guna menjawab tantangan yang ditimbulkan oleh transformasi sektor energi di masa yang akan datang, Perusahaan mempunyai rencana bisnis yang mencakup 3 bidang utama, yaitu bisnis pertambangan, perdagangan dan jasa, serta bisnis terbarukan dan lainnya.

Pada bisnis pertambangan, ITM akan terus melakukan eksplorasi tambang yang dimiliki guna memastikan pertumbuhan cadangan organik. Selain itu, PT Graha Panca Karsa (GPK) direncanakan akan melakukan uji coba produksi di penghujung tahun 2021 dengan target 10.000 ton.

Di bidang perdagangan dan jasa, Perusahaan akan melakukan ekspansi pembelian batu bara yang bersumber dari pihak ketiga guna meningkatkan pendapatan dari perdagangan dan pencampuran batu bara. PT Energi Batubara Perkasa (EBP), anak perusahaan ITM telah mengapalkan batu baranya yang pertama ke Tiongkok pada tanggal 27 Agustus 2021 dari Terminal batu bara Bontang dengan total volume sekitar 79.000 ton.

Pengapalan perdana tersebut menandai kesiapan EBP untuk berperan dalam ekspansi Perusahaan di bidang perdagangan batu bara. Dalam bisnis energi terbarukan dan bisnis lainnya, Perusahaan sedang melakukan finalisasi dari perencanaan konstruksi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Pelabuhan yang berada di gugus Melak.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement