Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

300 Perusahaan Batu Bara Belum Ajukan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya 2026

Iqbal Dwi Purnama , Jurnalis-Sabtu, 24 Januari 2026 |15:30 WIB
300 Perusahaan Batu Bara Belum Ajukan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya 2026
Kementerian ESDM mencatat masih ada sekitar 300 perusahaan batu bara yang belum mengajukan RKAB. (Foto: Okezone.com/PLN)
A
A
A

JAKARTA – Kementerian ESDM mencatat masih ada sekitar 300 perusahaan batu bara yang belum mengajukan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026. Pengajuan RKAB untuk tahun 2026 mengadopsi sistem digital melalui aplikasi MinerbaOne.

Sistem informasi yang dibangun Ditjen Minerba ini memungkinkan proses verifikasi yang lebih cepat dan terdokumentasi secara digital. Melalui mekanisme baru tersebut, perusahaan akan melalui tiga tahap evaluasi dengan kesempatan perbaikan di setiap tahap.

"Batu bara masih ada sekitar 300 perusahaan yang belum mengajukan RKAB, nikel belum, saya tidak mengecek angkanya," ujar Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Dirjen Minerba) Kementerian ESDM Tri Winarno, di Kawasan Senayan, Sabtu (24/1/2026).

Ia mengatakan, apabila permohonan telah lengkap dan belum memperoleh persetujuan atau penolakan setelah delapan hari kerja, sistem secara otomatis akan menerbitkan persetujuan RKAB. Selain percepatan administrasi, sistem ini juga meningkatkan transparansi bagi perusahaan. Transformasi ini diharapkan memperkuat kepercayaan pelaku usaha terhadap sistem perizinan yang objektif dan terukur.

"Iya memang (pengajuan) lewat MinerbaOne, aplikasi. Memang ada beberapa mandatory, seperti reklamasi, piutang, dan seperti itu," sambungnya.

Sekadar informasi, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan, pada tahun 2026 pemerintah resmi memangkas produksi batu bara dalam negeri. Semula 790 juta ton produksi nasional pada tahun 2025, dipangkas menjadi 600 juta ton untuk tahun 2026.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement