HK Metals Rugi Rp12,5 Miliar di Kuartal III-2021

Agregasi Harian Neraca, Jurnalis · Selasa 16 November 2021 14:11 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 16 278 2502568 hk-metals-rugi-rp12-5-miliar-di-kuartal-iii-2021-dKTqlW6jBt.jpeg HK Metals Rugi (Foto: Okezone/Shutterstock)

JAKARTA - Masih terdampak pandemi Covid-19 membawa performance kinerja keuangan PT HK Metals Utama Tbk (HKMU) di kuartal tiga 2021 masih negatif.

Emiten yang bergerak dibidang manufaktur produk aluminium extrusion membukukan laba bruto tercatat sebesar Rp43,4 miliar, menurun 19,3% secara year on year (YoY). Meskipun demikian, perusahaan tetap membukukan kenaikan margin laba bruto sebesar 13,4% dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebesar 8,3%, maupun year to date (YTD) kinerja keuangan kuartal kedua sebesar 11,6%.

Direktur sekaligus Corporate Secretary HK Metals Utama, Jodi Pujiyono mengatakan, gelombang kedua Covid-19 yang terjadi di Indonesia sangat berpengaruh terhadap perlambatan pasar.

“Kenaikan margin laba bruto ini diperoleh sebagai bentuk transformasi perusahaan dalam menghadapi pandemi, salah satunya dengan mengkaji kembali keefektifitasan komponen biaya produksi serta melakukan efisiensi biaya internal,” ujarnya dikutip Antara, Selasa (16/11/2021).

Baca Juga: Siap-Siap! 29 Perusahaan 'Serbu' BEI Cari Dana Segar di Pasar Modal

Disampaikannya, gelombang kedua Covid-19 yang puncaknya berlangsung di awal kuartal III/2021 menjadi katalis negatif yang menghambat proses recovery, sehingga perusahaan harus adaptif dalam menyikapi situasi tersebut. Sebagai informasi, perseroan mencatatkan pendapatan usaha sebesar Rp323 miliar di kuartal III/2021.

Pendapatan usaha ini turun 49,9% dari pendapatan tahun sebelumnya sebesar Rp645 miliar. Jodi melanjutkan, pendapatan kuartal III/2021 belum mencapai hasil yang diinginkan.

Namun, persentase laba kotor cukup memuaskan karena hal ini merefleksikan program transformasi dan rangkaian upaya perbaikan yang dilakukan perusahaan berjalan di jalur yang benar dan mulai menunjukan hasil positif.

Di kuartal III/2021 ini, perseroan membukukan penurunan rugi bersih sebesar Rp12,5 miliar, dari tahun sebelumnya sebesar Rp66,6 miliar.

Baca Juga: Dharma Samudera (DSFI) Kantongi Laba Bersih Rp11,5 Miliar

Dirinya pun memastikan perusahaan mengambil sejumlah langkah strategis dengan melakukan program restrukturisasi pendanaan, dengan ditekannya liabilitas jangka pendek kuartal III/2021 menjadi Rp301 miliar, dari Rp414 miliar secara yoy. Beban pendanaan pun sampai kuartal III/2021 juga turun signifikan sebesar Rp23,6 miliar YoY dari tahun sebelumnya sebesar Rp66 miliar.

Sampai akhir tahun 2021, HKMU menargetkan adanya penambahan restrukturisasi yang disetujui sekitar Rp150 miliar untuk memacu pertumbuhan bisnis Grup HKMU.

“Kondisi pandemi ke depannya masih akan sangat menantang, kami berharap kondisi pandemi di Indonesia akan terus membaik. Dengan sejumlah langkah strategis yang telah disiapkan oleh perusahaan, kami optimistis kinerja keuangan perusahaan akan semakin membaik," jelasnya.

Muhammad Kuncoro, Direktur Utama HKMU pernah menyampaikan, saat ini perseroan sedang dalam tahap negosiasi dengan beberapa kontraktor untuk dapat berpartisipasi dalam proyek Ibu Kota Baru di Kalimantan.

Selain itu, Muhammad Kuncoro juga menyampaikan untuk mendukung rencana pengembangan bisnis juga, HKMU juga sedang dalam menginisiasi unit usaha baru yang berfokus di Fabrikasi Aluminium dan Fascade Solution Centre dimana segmentasi pasarnya adalah langsung kepada pemilik & konsultan proyek, arsitek, kontraktor & subkon serta eksportir.

Disampaikannya, unit usaha ini akan melengkapi integrasi lini bisnis perseroan mulai dari pabrik aluminium ekstrusi sampai dengan ke aplikasi produk finished goods.

“Dengan adanya inisiatif baru tersebut kami proyeksikan hal ini akan dapat secara langsung memberikan dampak positif ke bisnis Perusahaan baik dari peningkatan pendapatan, marjin laba kotor hingga laba bersih perseroan,” kata Muhammad.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini