Share

UMP 2022 Hanya Naik Rp50.000, Lebih Untungkan Pengusaha?

Shelma Rachmahyanti, Jurnalis · Rabu 17 November 2021 12:19 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 17 320 2503099 ump-2022-hanya-naik-rp50-000-lebih-untungkan-pengusaha-e13M0wf3YE.jpg UMP 2022 Naik 1,09%. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA  – Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) 2022 naik 1,09%. Hal Ini merupakan hasil perhitungan data Badan Pusat Statistik (BPS), seperti pertumbuhan ekonomi hingga konsumsi.

Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Piter Abdullah menilai, kenaikan UMP 2022 rata-rata 1,09% atau berkisar Rp50.000 cukup memadai. Menurutnya, yang menjadi hal penting yakni bagaimana ekonomi Indonesia bisa bangkit kembali.

Baca Jgua: UMP 2022 Cuma Naik Rp50.000, 2 Juta Buruh Siap Berhenti Kerja

“Kenaikan UMP sebesar 1% menurut saya cukup memadai. Yang penting bagaimana ekonomi bangkit kembali dan bisa menyerap banyak angkatan kerja,” ujarnya saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Rabu (17/11/2021).

Piter mengatakan, di tahun 2022 ini diharapkan menjadi tahun untuk pemulihan ekonomi. Oleh sebab itu, dengan adanya pemulihan ekonomi diharapkan jumlah pengangguran juga bisa berkurang.

Baca Juga: Menaker Sebut Upah Minimum di Indonesia Terlalu Tinggi

“Tahun 2022 diharapkan menjadi tahun pemulihan ekonomi pasca terpuruk karena pandemi Covid-19. Dengan pulihnya ekonomi, diharapkan pengangguran bisa kembali dikurangi,” kata dia.

Lebih lanjut, dia menjelaskan, dalam rangka pemulihan ekonomi, diharapkan dunia usaha tidak dibebani dahulu dengan adanya kenaikan UMP. Sebab, yang menjadi fokus utama adalah pemulihan ekonomi dan pembukaan lapangan kerja.

“Dalam rangka pemulihan ekonomi tersebut, menurut saya dunia usaha jangan dibebani dulu dengan kenaikan UMP. Fokus kita adalah pemulihan dan membuka lapangan kerja sebanyak mungkin,” jelas Piter.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini