Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

4 Fakta BI Rate hingga Gejolak Ekonomi Global yang Perlu Diwaspadai Indonesia

Sevilla Nouval Evanda , Jurnalis-Sabtu, 20 November 2021 |06:28 WIB
4 Fakta BI Rate hingga Gejolak Ekonomi Global yang Perlu Diwaspadai Indonesia
Bank Indonesia (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menahan suku bunga acuan atau BI 7-Days Reverse Repo Rate (BI7DRR) di angka 3,5% basis poin (bps).

Hal ini dilandaskan karena mempertimbangkan prakiraan inflasi yang tetap rendah dan stabilitas nilai tukar rupiah yang terjaga.

Berikut empat fakta BI Rate hingga kewaspadaan Indonesia akan gejolak ekonomi global, dirangkum Okezone pada Sabtu (20/11/2021):

1. BI Pertahankan Suku Bunga

Berdasarkan asesmen secara keseluruhan, Rapat Dewan Gubernur BI pada 17 - 18 November lalu memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan BI 7-Days Reverse Repo Rate sebesar 3,50%.

Baca Juga: BI Catat Neraca Pembayaran Indonesia Surplus USD10,7 Miliar

Gubernur BI Perry Warjiyo menyebut, keputusan itu mempertimbangkan perlunya stabilitas nilai tukar rupiah. "Keputusan ini mempertimbangkan perlunya stabilitas nilai tukar rupiah dan akselerasi ekonomi," kata Perry di Jakarta, Kamis (18/11/2021).

2. Jaga Stabilitas Keuangan dan Ekonomi, BI Borong SBN

BI juga diketahui menambah likuiditas di perbankan (Quantitative Easing) dengan membeli SBN Pasar perdana untuk pendanaan APBN 2021. Hingga 16 November lalu, jumlahnya meningkat Rp137,24 triliun untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional.

Baca Juga: Disentil Gubernur BI, Bunga Kredit Perbankan Turun?

Sepanjang 2021, Perry mengaku BI telah melakukan pembelian SBN sebesar Rp143,32 triliun. Pembelian tersebut terdiri dari Rp67,87 triliun melalui mekanisme lelang utama dan Rp75,46 triliun melalui mekanisme Greenshoe Option (GSO).

"Kita akan menjaga stabilitas keuangan dan perbaikan ekonomi," katanya.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement