Minta Bantuan RI, Erick Thohir: Korsel Kekurangan Urea

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Selasa 23 November 2021 17:21 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 23 320 2506279 minta-bantuan-ri-erick-thohir-korsel-kekurangan-urea-V83m01XxCq.jpg Erick Thohir (Foto: Dok BUMN)

JAKARTA - Korea Selatan (Korsel) kekurangan pupuk urea. Pihak Korsel meminta bantuan kepada Indonesia agar mengirimkan urea ke Negeri Ginseng tersebut.

Hal ini disampaikan Erick Thohir usai bertemu dengan Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia.

"Kemarin, saya baru saja rapat dengan Dubes Korea, di mana, untuk pertama kalinya juga, Korea kekurangan urea untuk industri, minta kita ekspor ke sana dan ini hal-hal yang terjadi pada saat ini," kata Erick, Selasa (23/11/2021).

Saat ini telah terjadi global shock yang menyebabkan kenaikan harga komoditas secara besar-besaran. Bahkan, pelemahan ekonomi akibat pandemi Covid-19 berimbas pada penurunan demand sejumlah komoditas.

Penurunan demand seperti, bahan baku industri, produk jadi industri (otomotif dan elektronik), barang impor dan ekspor, hingga pertambangan. Karena itu, Indonesia patut mengantisipasi dampak global shock terhadap ekonomi nasional.

"Dan tentu hal ini ada tekanan di atas, maka ada global shock, harga komoditas semakin tinggi, ini yang perlu kita antisipasi, jangan sampai kita tidak siap, akhirnya kita mendapatkan shock yang terjadi hari ini," ujarnya.

Erick juga mencatat dua tekanan lain terhadap industri logistik di Indonesia. Pertama, kerentanan rantai pasok global. Tekanan ini terkait dengan kurangnya jumlah kontainer, keterlambatan pengiriman barang, hingga gap antara permintaan dan penawaran.

Lalu, kebijakan perdagangan global yang dikaitkan atas sikap proteksionisme sejumlah negara, perang dagang dan harga, hingga adanya peningkatan pajak.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini