JAKARTA - Indonesia masih menjadi negara tujuan investasi. Namun sayangnya, tidak semua investasi yang masuk diterima oleh Indonesia.
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengibaratkan Indonesia sebagai gadis cantik yang tak mudah dilamar oleh sembarang orang. Sebab, Indonesia harus mencari investor yang tepat.
Baca Juga: Bahlil: Target Investasi Rp1.200 Triliun di 2022, Ngeri-Ngeri Sedap
"Kita bisa mencari patner kita yang pas dengan kita. Hari ini Indonesia menjadi gadis cantik yang agak sombong tapi enggak bisa dilamar siapa saja kalau tidak sesuai dengan kriteria," kata Luhut dalam video virtual, Rabu (24/11/2021).
Baca Juga: Wapres Ma'ruf Amin Sebut Investasi di Bidang Gizi Paling Menguntungkan
Luhut menjelaskan, alasan Indonesia selalu menjalin kerjasama dengan China dikarenakan paling cepat merespons permintaan Indonesia. Indonesia memiliki kriteria untuk berinvestasi dan China tertarik. Artinya, Indonesia tidak dikuasai China saat menjalin kerjasama.