Pendapatan Pekerja RI Hilang Segini Gegara Covid-19

Advenia Elisabeth, Jurnalis · Jum'at 26 November 2021 17:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 26 320 2508017 pendapatan-pekerja-ri-hilang-segini-gegara-covid-19-7PeqeQQFC3.jpg Pendapatan Pekerja RI (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Suharso Monoarfa menyatakan pendapatan masyarakat Indonesia sangat terdampak dengan adanya pandemi Covid-19.

Menurutnya, Bappenas menghitung tingkat pendapatan yang hilang imbas dari Covid-19, nilainya bisa mencapai 19,9% dari Produk Domestik Bruto (PDB) tahun 2019.

Baca Juga: Ini Tanda-Tanda Kebangkitan Ekonomi Indonesia

"Jadi opportunity loss atau hilangnya pendapatan gara-gara Covid-19, dan itu loss secara abadi karena mereka yang bekerja tidak mendapatkan kesempatan," ujar dia dalam acara Dialog Interaktif Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Jumat (26/11/2021).

Dia juga menuturkan bahwa pandemi Covid-19 juga mengakibatkan produktivitas tenaga kerja Indonesia menurun signifikan.

Baca Juga: MK Minta UU Cipta Kerja Diperbaiki, KSPI Singgung UMP

"Pandemi ini juga mengakibatkan produk produktivitas tenaga kerja Indonesia menurun, dan sebanyak 21,3 juta pekerja terdampak sangat luar biasa,"ujarnya.

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas mencatat jutaan buruh ataupun pekerja di Indonesia telah kehilangan jam kerja akibat pandemi Covid-19. Hal itu membuat pendapatan mereka turun drastis.

Menteri PPN/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa mengatakan , kehilangan jam kerja itu tidak berarti mereka menjadi pengangguran. Melainkan, waktu kerja yang mereka peroleh lebih sedikit, sehingga memengaruhi perhitungan upah atau gajinya.

"Minimal separuh dari waktu kerjanya. Jadi kalau dia kerja 40 jam per minggu, mungkin dia kehilangan 20 jam per minggu," ujar Suharso dalam video virtual.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini