Share

Sri Mulyani: Ekonomi Papua Bisa Tumbuh 14%

Michelle Natalia, Jurnalis · Jum'at 26 November 2021 21:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 26 320 2508110 sri-mulyani-ekonomi-papua-bisa-tumbuh-14-Rh8Bo3ASXn.jpg Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyebut kesuksesan penyelenggaraan PON XX dan Peparnas Papua tidak terlepas dari dukungan APBN dalam penyediaan berbagai infrastruktur.

Bahkan kata dia bisa menjadi pendukung yang dapat memberikan manfaat sosial dan ekonomi kepada masyarakat Papua dan sekitarnya.

“Saya berharap ekonomi di Papua akan tumbuh lebih tinggi lagi karena Papua ini pada tahun 2021 pertumbuhan ekonominya jauh lebih tinggi dari nasional di atas 14% ini karena Papua di drive oleh komoditas. Dalam situasi ini nanti Papua akan menikmati selain dana otsus, nanti akan dapat dana bagi hasil. Apalagi kemarin kita sudah mendukung sepenuhnya penyelenggaraan PON yang sukses dan Peparnas”, papar Sri Jumat (26/11/2021).

Dia juga mengharapkan ini menjadi momentum bagi Papua untuk terus membangun terutama sumber dayanya menjadi manusia-manusia yang hebat.

Baca Juga: Sri Mulyani Bangun Rusun PNS Kemenkeu Rp25 Miliar di Jayapura, Fasilitas Sekelas Wisma Atlet

Pemerintah akan dukung sepenuhnya, dan Sri berharap seluruh anggaran yang sudah dialokasikan dimanfaatkan untuk semaksimal mungkin menciptakan perbaikan bagi SDM dan kesejahteraan serta mendorong perekonomian untuk bisa bangkit kembali.

Sementara itu, perbaikan kebijakan Dana Otsus bertujuan untuk kemajuan dan peningkatan kesejahteraan bagi rakyat Papua dan orang asli Papua. Perubahan besaran Dana Otsus dari 2% menjadi 2,25% dari alokasi DAU diharapkan dapat memberikan manfaat secara optimal, adil, dan akuntabel bagi percepatan pembangunan Papua.

Baca Juga: Jelang Akhir Tahun, Sri Mulyani Makin Sibuk!

Selain itu, dukungan Kemenkeu juga dilakukan terhadap perbaikan tata kelola baru dalam penggunaan Dana Otsus untuk perbaikan pengelolaan penggunaan Dana Otonomi Khusus menuju masyarakat Papua dan orang asli Papua yang lebih sejahtera.

Ke depan, dukungan percepatan pengelolaan Dana Otsus melalui Sekretariat Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus (BP3OKP) yang dilaksanakan oleh Kantor Vertikal Kemenkeu memiliki peran sinkronisasi, harmonisasi, evaluasi, dan koordinasi untuk percepatan pembangunan Papua.

Hadirnya asistensi dan supervisi Pemerintah Pusat (melalui K/L teknis) sejak tahap perencanaan, pembinaan, pengawasan, sampai dengan evaluasi akan memastikan penyaluran dana otsus dan TKDD di Papua dapat berjalan dengan baik, diharapkan dengan memangkas rantai birokrasi dan pelaksanaan pendampingan dan pengawasan yang komprehensif misi mulia untuk memberikan pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan di Papua dapat tercapai.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini