Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

3 Indeks Utama Wall Street Tertekan Virus Omicron

Antara , Jurnalis-Kamis, 02 Desember 2021 |07:46 WIB
3 Indeks Utama Wall Street Tertekan Virus Omicron
Wall Street Melemah (Foto: Reuters)
A
A
A

JAKARTA - Bursa saham Wall Street turun lebih dari satu persen pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), setelah reli pagi memudar karena kecemasan investor tentang varian virus corona terbaru melonjak dengan konfirmasi kasus pertama AS, sementara pasar juga mencerna komentar Fed tentang inflasi.

Indeks Dow Jones Industrial Average anjlok 461,68 poin atau 1,34%, menjadi 34.022,04 poin. Indeks S&P 500 merosot 53,96 poin atau 1,18%, menjadi berakhir di 4.513,04 poin. Indeks Komposit Nasdaq terpangkas 283,64 poin atau 1,83%, menjadi ditutup di 15.254,05 poin.

Sepuluh dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir di zona merah, dengan sektor jasa-jasa komunikasi dan consumer discretionary masing-masing kehilangan 1,98% dan 1,86%, memimpin penurunan. Sedangkan sektor utilitas menguat 0,16 persen, merupakan satu-satunya sektor yang maju.

Baca Juga: Wall Street Anjlok Dibayangi Varian Baru Virus Covid-19

Setelah meningkat 1,9% pada pagi hari, indeks S&P 500 melepaskan semua kenaikannya di sore hari bersama dengan indeks Dow dan Nasdaq, yang turun paling banyak pada hari itu. Ketiga indeks menembus level teknikal utama selama sesi.

Dow ditutup di bawah rata-rata pergerakan 200 hari untuk pertama kalinya sejak 13 Juli 2020, sementara S&P berakhir di bawah rata-rata pergerakan 50 hari untuk pertama kalinya sejak 13 Oktober dan Nasdaq mengakhiri sesi di bawah rata-rata pergerakan 50 hari untuk pertama kali sejak 14 Oktober.

Baca Juga: Wall Street Bervariasi, Indeks S&P 500 dan Nasdaq Kompak Menguat

Pada sore hari, Pusat Pengendalian Penyakit AS mengatakan negara itu telah mendeteksi kasus pertama varian Omicron, yang telah menginfeksi seseorang yang berasal dari Afrika Selatan, tempat varian itu awalnya ditemukan.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement