Share

Kisah Lo Kheng Hong, Kumpulkan Gaji untuk Beli Saham Kini Jadi Warren Buffet Indonesia

Zikra Mulia Irawati, Okezone · Kamis 02 Desember 2021 10:51 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 02 278 2510705 kisah-lo-kheng-hong-kumpulkan-gaji-untuk-beli-saham-kini-jadi-warren-buffet-indonesia-URvZGG9hzI.png Kisah Lo Kheng Hong Jadi Investor Saham (Foto: MPI)

JAKARTA - Kisah sukses Lo Kheng Hong alias LKH rupanya melalui perjalanan panjang. Investor saham yang dijuluki Warren Buffett Indonesia ini pernah mengalami kehidupan yang sulit sebelum berada di titik ini.

Dikutip dari akun TikTok cuancommunity, Kamis (2/11/2021), LKH berasal dari keluarga yang kurang mampu. Hal itu membuatnya harus menghabiskan masa kecil di sebuah rumah petak. Dia pun tak bisa langsung melanjutkan ke bangku kuliah setelah tamat SMA.

LKH akhirnya bisa menempuh pendidikan tinggi di usia 20 tahun setelah dia memiliki penghasilan dari bekerja sebagai Staf Tata Usaha di Overseas Express Bank (OEB). Masa itu, dia harus mengeluarkan uang Rp50 ribu untuk mendaftar kuliah dan Rp10 ribu untuk bayaran per semesternya.

Baca Juga: Kisah Buruh Pabrik Cuan Rp10 Miliar dari Investasi Saham

Meski gajinya saat itu pas-pasan, LKH tak lupa untuk menabung dan mulai mempelajari investasi saham emiten di pasar modal. Seiring berjalannya waktu, dia mengumpulkan uang dan membeli saham-saham di perusahaan terbuka.

Saat berusia 30 tahun, LKH yang baru terjun di dunia investasi saham harus mengalami kerugian. Saham pertama yang dia beli adalah saham milik PT Gajah Surya Multi Finance Tbk. pada tahun 1989. Sayangnya, dia harus menjualnya lebih murah dari harga beli karena nilainya yang turun.

Kisah buntungnya ini membuat dia termotivasi untuk lebih giat membaca arah pasar modal. Dia mempelajari saham-saham emiten yang berpotensi memiliki prospek cerah.

Setelah 10 tahun bekerja di OEB, LKH mengundurkan diri karena tak kunjung mengalami kenaikan gaji. Pada 1990, dia bekerja di Bank Ekonomi dan setahun kemudian diangkat menjadi kepala cabang. Enam tahun kemudian, dia mengundurkan diri dari Bank Ekonomi.

Baca Juga: KKP Selamatkan Kerugian Negara Sebesar Rp30 Miliar dari Tindak Penyelundupan BBL

Mundurnya LKH didasari oleh alasan ingin fokus berinvestasi. Investasi sahamnya yang paling menguntungkan berasal dari MBAI, PNLF, dan RIGS. LKH berhasil melihat prospek cerah MBAI (PT Multibreeder Adirama Indonesia Tbk) yang kini menjadi perusahaan ternak ayam terbesar kedua di Indonesia.

Meskipun berkantong tebal, LKH tidak mengubah gaya hidup sederhananya. Dia setia dengan mobil Volvo yang telah lebih dari 10 tahun dia miliki. Dia memilih membelanjakan uangnya untuk berwisata dalam waktu panjang.

Sampai hari ini, LKH masih tetap aktif berinvestasi. Dia menghindari pembelian barang-barang mewah karena menyadari nilainya akan terus menyusut, berkebalikan dengan investasi saham yang selama ini dilakukannya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini