IPO Anak Usaha Adhi Karya Belum Pas, Erick Thohir: Kita Kawal Saja

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Kamis 02 Desember 2021 14:46 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 02 278 2510864 ipo-anak-usaha-adhi-karya-belum-pas-erick-thohir-kita-kawal-saja-qwi5IZnjPv.jpg Menteri BUMN Erick Thohir (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir menyebut initial public offering (IPO) PT Adhi Commuter Properti (ADCP) belum tepat untuk saat ini. Walaupun rencana korporasi tersebut tengah menunggu persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Kementerian Keuangan.

Menurutnya, keputusan pencatatan saham anak usaha PT Adhi Karya (Persero) itu disetujui pada 2018 lalu. Artinya, keputusan agar ADCP melantai di Bursa Efek Indonesia disetujui oleh Rini Soemarno yang saat itu menjabat sebagai Menteri BUMN.

Meski kurang efektif, Erick mengaku akan tetap mengawal rencana go publik yang dilakukan ADCP karena sudah diputuskan Menteri BUMN sebelumnya. Rencananya, IPO sendiri dilakukan pada Desember 2021.

Baca Juga: Erick Thohir: 28 BUMN IPO tapi 6 Tidak Maksimal

"Ini menjadi catatan dari kami, tentu karena ini sudah menjadi putusan, kami tetap mengawal saja Adhi Commuter Properti, IPO ini," ujar Erick dalam rapat kerja bersama Komisi VI DPR RI, Kamis (2/12/2021).

Erick juga mencatat ada 6 emiten pelat merah yang tidak efektif, meski telah melakukan initial public offering di Bursa Efek Indonesia. Jumlah itu terdiri dari 28 BUMN yang sudah mencatatkan sahamnya di pasar modal Indonesia.

Baca Juga: Erick Thohir ke Pengamen: Setuju Enggak Toilet Gratis? Jawabannya Mengejutkan

"Di sini ada isu-isu yang kami pelajari bahwa ini ada 28 BUMN yang sudah go publik, tetapi yang 6 tidak maksimal," ujar Erick, Kamis (2/12/2021).

Sementara itu, dalam waktu 2021-2020 ada sejumlah BUMN yang akan mencatatkam sahamnya di BEI. Namun, pihaknya terlebih dahulu mengkaji dan mempelajari sejumlah aspek dari perusahaan-perusahaan tersebut. Termasuk, dampak signifikam terhadap kinerja perusahaan dan ekonomi nasional.

"Kita juga gak kau meng-IPO-kan BUMM yang tidak maksimal," kata dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini