Cegah Penularan Varian Omicron, Menko Luhut Larang Pejabat Negara ke Luar Negeri

Azhfar Muhammad, Jurnalis · Kamis 02 Desember 2021 08:23 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 02 320 2510626 cegah-penularan-varian-omicron-menko-luhut-larang-pejabat-negara-ke-luar-negeri-z0ZgOqZqs7.jpg Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan melarang pejabat negara untuk melakukan perjalanan ke luar negeri. Hal ini untuk mencegah penularan varian Omicron.

Menurutnya, hal tersebut sebagai langkah pemerintah dalam antisipasi varian baru Omicron dan ditujukan bagi Warga Negara Indonesia yang akan berpergian ke luar negeri.

“Pejabat negara khususnya dilarang melakukan perjalanan ke luar negeri,” kata Menko Luhut di Jakarta, kamis (2/12/2021).

Baca Juga: Soal Varian Covid-19 Omicron, Menko Luhut: Tidak Perlu Panik

Kemudian kata dia larangan terhadap pejabat negara tersebut berlaku kepada seluruh lapisan jabatan, terkecuali bagi yang melaksanakan tugas penting negara.

“Bagi masyarakat umum sifatnya masih himbauan. Jadi WNI dihimbau agar tidak melakukan perjalanan ke luar negeri dulu, hal ini untuk mencegah dan menjaga terus terkendalinya pandemi di negara ini ,” jelasnya.

Menko Luhut, saat ini juga akan menyiapkan booster vaksin ketiga yang ditujukan untuk para lansia dan kelompok rentan.

Baca Juga: Menko Luhut: Muncul Kekhawatiran Varian Omicron Kurangi Efektivitas Vaksin Covid-19

“Pemberian booster akan segera dijadwalkan dan mulai dilaksanakan pada periode Januari tahun depan,” jelasnya.

Berdasarkan arahan Presiden, masa karantina bagi WNA dan WNI pelaku perjalanan dari negara-negara di luar 11 negara yg dilarang masuk kemarin, ditambah menjadi 10 hari dari sebelumnya 7 hari.

Langkah ini diambil dengan mempertimbangkan semakin banyaknya negara yang mendeteksi variant omicron. Perpanjangan masa karantina ini akan berlaku sejak 3 Desember.

"Tentunya kebijakan yang diambil ini akan terus dievaluasi secara berkala sambil kita terus memahami dan mendalami informasi tentang varian baru ini" tutup Menko Luhut

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini