Dolar Menguat Menanti Rilis Data Pekerja AS

Ahmad Hudayanto, Jurnalis · Jum'at 03 Desember 2021 08:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 03 278 2511169 dolar-menguat-menanti-rilis-data-pekerja-as-VMVZ4FdugO.jpg Dolar AS Menguat. (Foto: Okezone.com/Reuters)

NEW YORK - Indeks dolar terhadap enam mata uang lainnya naik 0,096% menjadi 96,142. Euro turun 0,19% pada USD1,1298, sementara yen diperdagangkan naik 0,36% pada USD113,1600.

Imbal hasil Treasury AS naik tipis karena investor kembali ke aset berisiko, dengan obligasi Treasury 10-tahun naik 1,5 basis poin menjadi 1,449%.

Baca Juga: Dolar AS Terus Naik, Minggu Ini Menguat hingga 1%

Tingkat impas TIPS 10-tahun terakhir di 2,479%, menunjukkan pasar melihat inflasi rata-rata sekitar 2,48% per tahun untuk dekade berikutnya, atau lebih rendah dari ekspektasi baru-baru ini.

Sementara itu, Pejabat Federal Reserve menyampaikan untuk mengakhiri lebih cepat pembelian obligasi besar-besaran karena tanda-tanda inflasi yang lebih cepat.

Baca Juga: Jerome Powell Kembali Jadi Ketua The Fed, Dolar AS Melesat

Presiden Federal Reserve Bank of Atlanta Raphael Bostic mengatakan, konferensi berikutnya akan tepat untuk menyimpulkan pengurangan pembelian obligasi pada akhir kuartal pertama tahun 2022.

"Ada dua kubu di pasar. Satu kubu setuju bahwa inflasi tidak terkendali, tetapi kubu lain berpikir bahwa inflasi akan bersifat sementara," ujar Kepala Strategi Pasar Bannockburn Global Forex, Marc Chandler, dilansir dari Reuters, Jumat (3/12/2021).

Namun demikian, penguatan dolar terbatas karena investor melihat ke depan untuk laporan non-farm payrolls yang akan dirilis untuk keadaan pekerjaan AS pada November.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini