Share

Erick Thohir Balas Kritikan Ahok, Begini 4 Faktanya

Shelma Rachmahyanti, Jurnalis · Minggu 05 Desember 2021 04:24 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 04 320 2511738 erick-thohir-balas-kritikan-ahok-begini-4-faktanya-suAq0JAnlG.jpg Erick Thohir dan Ahok soal Proyek Pertamina. (Foto: Okezone.com/Pertamina)

JAKARTA Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menyoroti banyaknya kontrak di BUMN yang merugikan karena tidak adanya mens rea atau niat mitigasi dari direksi ketika mengalami kerugian.

"Banyak kontrak di BUMN yang merugikan BUMN, termasuk di Pertamina. Itu yang saya marah, ini lagi kita koreksi. Kenapa kontrak-kontrak ini menguntungkan pihak lain?" ungkap Ahok dalam video di saluran YouTube 'Panggil Saya BTP'.

Berikut fakta-fakta Erick Thohir-Ahok soal proyek BUMN yang dirangkum di Jakarta, Minggu (5/12/2021).

1. Respons Menteri BUMN Erick Thohir

Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengungkapkan soal banyaknya proyek BUMN yang justru merugikan perusahaan negara sendiri. Pernyataan Komisaris Utama Pertamina (Persero) ini pun ditanggapi Menteri BUMN Erick Thohir.

Baca Juga: Jokowi Soroti Proyek Kilang, Erick Thohir Diminta Evaluasi Direksi-Komisaris Pertamina

Erick Thohir meminta Ahok untuk mengevaluasi kinerja perusahaannya sendiri. Tujuannya supaya bisnis proses di BUMN berjalan dengan transparan dan benar.

“Jadi kalau Pak Ahok, Pak Komut menyatakan itu. Saya mengucapkan terima kasih. Tolong direview yang ada di Pertamina seperti saya juga mereview keseluruhan BUMN,” kata Erick.

2. BUMN Sudah Siapkan 5 Pondasi untuk Perbaiki Bisnis

Erick mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan 5 pondasi yang bertujuan memperbaiki bisnis BUMN. Di antaranya, klasifikasi BUMN, ekosistem BUMN, digitalisasi, bisnis BUMN dan mereformasi SDM.

Baca Juga: Erick Thohir ke Ahok: Tolong Direview Pertamina

“Saya rasa yang disampaikan Pak Komut itu kan sebuah pembicaraan coba teman-teman media cek statement saya dari tahun 2020 mengenai perbaikan daripada 5 pondasi BUMN mengenai bisnis proses. Itu yang kita lakukan, transparansi dan bisnis proses,” ujarnya.

3. Erick Minta Ahok Lakukan Pengecekan Kontrak di Pertamina

Erick Thohir mengatakan agar Ahok melakukan pengecekan kontrak di Pertamina. Apalagi Ahok merupakan Komisaris Utama Pertamina yang seharusnya bisa mengetahui jika ada masalah.

Dia pun memaparkan, saat ini pihaknya terus mendorong transformasi bisnis BUMN. “Itu yang kita lakukan, transparansi dan bisnis proses. tapi saya cuma mau ingatkan, tadi yang statement di Nikkei kalau kita tidak mengembangkan ekosistem industri modern kita tidak melakukan R&D investasi akhirnya kita tertinggal,” katanya.

4. Banyak Anak Cucu BUMN yang Sedot Keuntungan Holding

Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan, terlalu banyak anak dan cucu usaha BUMN yang tak efisien. Bahkan, keberadaan anak cucu BUMN hanya memberatkan keuangan induk perusahaan saja.

Erick merasa geram karena anak dan cucu BUMN hanya menyedot keuntungan holdingnya saja. Sementara, secara bisnis anak-anak perusahaan negara tersebut tidak memberikan kontribusi signifikan.

Karena alasan efisiensi, Kementerian BUMN selaku pemegang saham akan terus melakukan pemangkasan atau pembubaran anak dan cucu BUMN. Saat ini sudah ada 74 perusahaan yang dibubarkan.

"Ini terlalu banyak yang segala Company, yang tidak efisien dan efektif, jadi buat apa kita punya, kan kadang-kadang begini, holdingnya sehat, tapi dibuatlah anak cucu yang menyedot daripada keuntungan holdingnya. Nah, ini yang harus kita bongkar, kita setop dan kita kurangi," ujar Erick.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini