Bahlil Pede Target Investasi Rp900 Triliun Tercapai

Iqbal Dwi Purnama, Jurnalis · Minggu 05 Desember 2021 19:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 05 320 2512265 bahlil-pede-target-investasi-rp900-triliun-tercapai-EfPmHbKYfa.jpg Menteri Investasi Bahlil (Foto: Setkab)

JAKARTA - Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia optimis target investasi Rp900 triliun bakal tercapai di Akhir Tahun.

Sudah masuk di penghujung tahun 2021, Menurut Bahlil saat ini target tersebut sudah terealisasi 73% dan sisanya akan tercapai hingga penutupan kuartal IV.

"Data yang sudah masuk ke kami, tapi tidak bisa kami kasih data itu, tapi kami kasih gambaran, insyaallah mencapai target," ujar Bahlil dalam diskusi bersama Indikator Politik Indonesia secara daring, Minggu (5/12/2021).

Baca Juga: UU Cipta Kerja Direvisi, Realisasi Investasi Jalan Terus

Menurutnya saat ini tingkat kepercayaan atau trust investor luar negeri terhadap pelayanan yang diberikan pemerintah meningkat dibandingkan sebelumnya.

Bahlil mencontohkan misalnya dengan dampak implementasi UU Ciptaker yang cukup melakukan perizinan melalui satu pintu melalui sistem OSS (Online Single Submission).

"Jadi betul - betul melahirkan suatu cara pandang baru bagi dunia global dan domestik untuk melakukan investasi di Indonesia," sambung Bahlil.

Baca Juga: Bahlil Tampung Izin Investasi Hulu Migas Tahun Depan

Menteri Investasi Bahlil menjelaskan optimisnya itudi dorong dengan pembangunan infrastruktur di daerah yang membuat realisasi investasi di luar Jawa cepat tercapai.

"Misal dulu Maluku Utara, siapa yang mau investasi di sana, jadi sudah mulai merata, dan investasinya itu investasi yang hilirisasi, sebagai wujud transformasi ekonomi," sambung Bahlil

Menurut dia saat ini porsi Investasi di indonesia sudah bukan hanya didominasi oleh sektor jasa atau gudang, namun sudah banyak yang melakukan investasi berupa barang modal.

"Jadi investasi sekarang itu lebih ke sektor produktif manufaktur, bangun industri, ini kita dorong untuk diperbanyak," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini