JAKARTA - Beberapa waktu yang lalu Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Utomo Widodo yang berlokasi di Ngawi, Jawa Tengah ditutup. Para nasabah bank tersebut kebingungan mengenai bagaimana nasib simpanannya setelah mengetahui bahwa BPR tersebut tidak lagi beroperasi. Namun, berkat informasi dari pihak bank, maka nasabah merasa tenang, oleh sebab simpanan mereka akan dijamin oleh LPS.
Tim dari LPS kemudian turun langsung dan bertemu dengan para nasabah. Dengan tujuan ingin mengetahui sudah sejauh mana dan seperti apa proses penjaminan simpanan yang dilaksanakan oleh LPS.
Baca Juga: Patut Dicoba, Rekomendasi Investasi dengan Modal Kecil
Nasabah pertama yang ditemui ialah, Sandhika Dwi Septian, Pelajar SMK Negeri 1 Geneng, Kabupaten Ngawi. Dia mengungkapkan, bahwa dirinya menabung sejak bangku SMP, dan menabung untuk menaikkan haji kedua orang tua.
“Setiap minggu menyisihkan uang Rp10.000 untuk ditabung di bank, saya khawatir karena bank itu ditutup,” ujarnya.