JAKARTA – Harga cabai dan minyak melambung tinggi menjelang Natal 2021 dan tahun baru 2022. Tercatat, harga minyak goreng kemasan sudah berkisar Rp19,299 per kg, sedangkan cabai hampir menyentuh Rp70 ribu per kg.
Adapun faktor tersebut yang menyebabkan sembako itu naik seperti mahalnya bahan baku atau cuaca yang tidak mendukung.
Dan berikut fakta mengenai kenaikan harga cabai dan minyak goreng yang dirangkum Okezone, Sabtu (11/12/2021).
Baca Juga: Harga Cabai Mahal Sumbang Inflasi Terbesar di Minggu ke-2 Desember
1. Penyebab Kenaikan Harga Cabai
Ketua Umum Asosiasi Agribisnis Cabai Indonesia (AACI) Abdul Hamid mengatakan, tanaman cabai sangat terpengaruh kondisi cuaca. Apalagi saat ini musim hujan memengaruhi jumlah produksi cabai.
"Dari bulan Agustus lalu, jumlah penanaman cabai kita sudah cukup banyak. Memang tidak semua bisa dipanen karena tanaman cabai ini sangat riskan sekali terhadap musim hujan. Jumlah curah hujan yang cukup tinggi akan menyebabkan panen yang tidak sesuai," ujarnya dalam Market Review IDX Channel, Selasa (7/12/2021).
2. Jadi Masalah Tiap Tahun
Menurutnya, tingginya harga cabai ini selalu menjadi masalah setiap tahun terutama di bulan November, Desember, dan Januari. Sementara pada bulan Mei hingga Agustus harga cabai cenderung rendah karena musim dan iklim yang mendukung.
Baca Juga: Ini Biang Kerok Penyebab Harga Cabai Meroket Dekati Rp70.000/Kg
Selain karena faktor musim, upaya budidaya tanaman cabai oleh petani juga masih kurang sehingga produksi cabai tidak maksimal.
"Untuk itu perlu kita arahkan petani kita untuk menggunakan cara budidaya yang benar," jelasnya.
3. Mahalnya Bahan Baku Minyak Goreng
Menurut Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Oke Nurwan, hal ini disebabkan oleh kenaikan harga crude palm oil (CPO) atau minyak kelapa sawit di seluruh dunia.
Penurunan bahan baku dari dalam negeri yang diprediksi hanya mencapai 47 juta ton dari target 49 ton juga mempengaruhi harga minyak goreng. Tak ketinggalan, harga dari produsen minyak goreng Indonesia yang masih bergantung pada harga CPO dunia juga berperan besar saat seluruh harga CPO global melonjak.
4. Harga Sembako yang Lain Juga Naik
Bukan hanya cabai dan minyak goreng yang mengalami kenaikan harga menjelang Nataru. Beberapa harga sembako yang lainnya juga melonjak, seperti bawang merah dijual Rp29.171/kg. Lalu disusul dengan ayam broiler yang juga naik jadi Rp38.393/ekor.
(Taufik Fajar)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.