Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Luhut Soroti Orang RI Belum Melek Keuangan, Masih Kalah dari Malaysia hingga Singapura

Azhfar Muhammad , Jurnalis-Minggu, 12 Desember 2021 |13:45 WIB
Luhut Soroti Orang RI Belum Melek Keuangan, Masih Kalah dari Malaysia hingga Singapura
Menko Luhut (Foto: Okezone)
A
A
A

Potensi Ekonomi Digital

Menko Luhut memproyeksi pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia termasuk fintech diperkirakan mencapai hingga USD146 miliar pada tahun 2025.

"Proyeksi pertumbuhan ekonomi digital diproyeksi dan diperkirakan mencapai USD124 miliar sampai USD146 miliar pada tahun 2025. Dan ini tentu ini tak bisa jadi momen yang dilewatkan bagi Indonesia untuk membawa negara Indonesia menjadi negara yang kompetitif di Asean atau di dunia,” katanya.

Hal ini diharapkan menjadi cambuk bagi Pemerintah dan masyarakat untuk mendorong dengan cepat pertumbuhan ekonomi digital dengan berbagai inovasinya.

"Hal ini sebagaimana arahan Presiden Jokowi secara khusus memberikan arahan dalam percepatan pembangunan infrastruktur digital, ekosistem digital hingga regulasi, talenta dan SDM yang kompeten untuk mencapai hal tersebut," urainya.

Pemerintah menyadari bahwa untuk menghidupkan ekonomi digital diperlukan banyak langkah bijak yang harus dilalui mulai dari persiapan infrastruktur digital hingga inovasi ekosistem yang mendukung berjalannya ekonomi digital.

“Saya yakin bahwa ekonomi digital di Indonesia memiliki prospek sangat baik, pada tahun 2020 saja ekonomi digital Indonesia menghasilkan 4% dari produk domestik bruto nasional meskipun pertumbuhan yang terlihat begitu signifikan namun perbaikan tetap harus dilakukan demi mendorong ekonomi digital Indonesia agar terus bertumbuh ke depannya,” katanya.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement