Share

LRT Jabodebek Beroperasi Tanpa Masinis Mulai Agustus 2022, Aman Enggak Ya?

Azhfar Muhammad, Jurnalis · Senin 13 Desember 2021 13:52 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 13 320 2516234 lrt-jabodebek-beroperasi-tanpa-masinis-mulai-agustus-2022-aman-enggak-ya-UOJMecBZlI.jpg LRT Jabodebek (Foto: Okezone/Instagram LRT Jabodebek)

JAKARTA - Light Rapid Transit atau LRT Jabodebek berencana dioperasikan menggunakan sistem Communication-Based Train Control (CBTC) dengan Grade of Automation (GoA) level 3 yang dioperasikan secara otomotis tanpa adanya masinis pada tahun depan.

VP Public Relations KAI Joni Martinus menyatakan GoA 3 level 3 adalah seluruh operasi kereta dilakukan secara otomatis sehingga mengurangi potensi kecelakaan akibat human error, meningkatkan akurasi jadwal kereta dan dapat mengoptimalkan jadwal perjalanan.

“Grade of Automation level 3 atau GoA3 adalah tingkat otomasi operasional kereta dimana pengoperasian dilakukan secara otomatis tanpa masinis, namun mensyaratkan masih terdapat petugas operasional di dalam kereta untuk penanganan kondisi darurat dan pelayanan kepada pelanggan,” kata VP Public Relations KAI Joni Martinus dalam keterangan tertulis, Senin (13/12/2021).

Baca Juga: LRT Jabodebek Beroperasi Tanpa Masinis, KAI Siapkan 'Pasukan Khusus' Cegah Tabrakan

Sistem CBTC adalah pengoperasian kereta berbasis komunikasi, sehingga sistem dapat mengoperasikan kereta dan memproyeksikan jadwal secara otomatis serta disupervisi juga secara otomatis dari pusat kendali operasi.

“Seluruh operasional LRT Jabodebek kemudian berjalan secara otomatis dengan mengikuti jadwal yang telah ditetapkan. Sistem CBTC GoA 3 pada LRT Jabodebek ini dibangun oleh sinergi BUMN antara KAI, Adhi Karya, Len Industri, dan INKA,” ujarnya.

Jika terjadi gangguan sarana atau prasarana, petugas Train Attendant akan mengambil alih pengoperasian kereta secara manual dengan kecepatan terbatas.

Baca Juga: Tepat di Hari Kemerdekaan, LRT Jabodebek Beroperasi 17 Agustus 2022

"Operator pada OCC akan memantau jalannya LRT dan hanya akan mengintervensi jika ditemukan ketidaksesuaian seperti adanya keterlambatan, gangguan suplai daya, dan sebagainya," ujar Joni.

Penggunaan GoA 3 untuk LRT Jabodebek telah ditetapkan oleh Kementerian Perhubungan melalui Keputusan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor KP 765 Tahun 2017.

“Dari segi keselamatan, LRT Jabodebek telah terlindungi oleh Automatic Train Protection (ATP) serta Interlocking & Zone Controller. Dengan adanya ATP, LRT Jabodebek terlindungi dari over speed dan jaminan pengereman yang andal,”urainya.

Adapun interlocking & zone controller berfungsi untuk menjamin tidak ada kesalahan pembentukan rute serta mendistribusikan otorisasi kontrol operasi LRT.

Sebagai catatan, sistem operasi GoA 3 pada LRT Jabodebek direncanakan pertama kali diuji coba secara terbatas pada bulan Juni 2022 dan akan terus diujicobakan hingga rencana peresmian LRT Jabodebek pada 17 Agustus 2022.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini