Share

Harga Rokok Elektrik Cs Juga Naik 17,5% Tahun Depan

Michelle Natalia, Jurnalis · Senin 13 Desember 2021 19:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 13 320 2516430 harga-rokok-elektrik-cs-juga-naik-17-5-tahun-depan-DZdD9Ltmej.jpg Harga rokok eletrik naik (Foto: Shutterstock)

JAKARTA – Menteri Keuangan Sri Mulyani menaikkan tarif cukai hasil tembakau (CHT) 2022 dengan kenaikan rata-rata 12%. Selain itu, Sri Mulyani juga menaikkan tarif minimum harga jual eceran (HJE) rokok elektrik dan hasil pengolahan tembakau lainnya.

Baca Juga: Tarif Cukai Naik, Harga Rokok Jadi Rp40.000

Dia mengatakan, rokok elektrik terbagi atas tiga kategori, yaitu padat, cair sistem terbuka dan cair sistem tertutup. Adapun, penyesuaian tarifnya 17,5% minimum harga jual eceran (HJE) dengan ketentuan. HJE tertinggi adalah untuk kategori cair dengan sistem tertutup yang dikenakan Rp35.250 per cartridge.

"Kita menaikkan tarif untuk rokok elektrik dan HPTL (Hasil Pengolahan Tembakau Lainnya)," kata Sri Mulyani dalam video virtual, Senin (13/12/2021).

Baca Juga: Resmi! Sri Mulyani Umumkan Kenaikan Tarif Cukai Rokok Jadi 12% di 2022

Dia menambahkan target penerimaan cukai rokok akan meningkat dan terdampak pada harga rokok. Sehingga Pemerintah juga harus waspada munculnya rokok ilegal yang tidak kena cukai rokok.

“Rokok adalah barang kena Cukai dan tentu dengan adanya kebijakan yang meningkat maka ada kecenderungan dari kegiatan yang kemudian menjurus kepada ilegal. Ini perlu untuk Kita waspadai, semakin tinggi harga rokok maka semakin besar tarif cukai, maka kegiatan dari produksi rokok ilegal juga tinggi," katanya.

Dia menambahkan pemerintah menargetkan penerimaan cukai rokok tahun 2022 sebesar Rp193 triliun. Angka tersebut sekitar 10%. penerimaan negara.

“kebijakan mengenai cukai menyangkut penerimaan negara karena memang di dalam Undang-Undang APBN 2022 ditargetkan penerimaan Cukai mencapai Rp193 triliun. Itu menyangkut kurang lebih hampir 10% penerimaan negara,” tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini