Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Fakta Harga Gas Elpiji 12 Kg Bakal Naik, Nomor 3 Mengejutkan

Sevilla Nouval Evanda , Jurnalis-Sabtu, 18 Desember 2021 |05:10 WIB
5 Fakta Harga Gas Elpiji 12 Kg Bakal Naik, Nomor 3 Mengejutkan
Harga Gas Elpiji 12 Kg Bakal Naik (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Harga gas LPG non subsidi seperti elpiji 12 kg diusulkan naik. Hal ini mengacu Contract Price Aramco (CPA) yang melonjak.

Terlebih lagi, harga gas LPG non subsidi tidak pernah disesuaikan sejak 2017.

Informasi apa saja yang perlu diketahui masyarakat terkait kenaikan harga LPG non subsidi ini? Berikut Okezone rangkum faktanya, Sabtu (18/12/2021):

1. Harga Sebelumnya Tak Pernah Naik

Diketahui, harga jual LPG non subsidi tak pernah naik sejak penyesuaian pada 2017 lalu. Namun, harga beli LPG terus mengalami kenaikan sejak saat itu.

Direktur Executive Energy Watch Mamit Setiawan menyebut, kurs mata uang rupiah yang terdepresiasi oleh mata uang dolar juga berpengaruh terhadap penyesuaian kali ini.

"Hal ini membuat beban Pertamina semakin berat," katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta beberapa waktu lalu.

 

Baca Juga: Pertamina Mau Naikkan Harga Gas Elpiji 12 Kg, Jadi Berapa?

2. Harga CPA yang Meningkat

Kenaikan harga yang direncanakan terjadi pada 2022 ini terjadi lantaran acuan harga LPG, Contract Price Aramco (CPA), telah melambung tinggi. Bahkan, harga minyak dunia mencatat rekor tertinggi dalam 2 tahun terakhir pada Oktober lalu.

Menurut Corporate Secretary Subholding Commercial and Trading Pertamina, Irto Ginting, CPA masih berada di level USD578 per metrik ton pada 2017. Saat itu, kursnya pun masih di angka Rp13.459 per USD.

Namun, harganya telah melonjak pada November 2021, yakni menjadi USD847 per MT dengan kurs Rp14.553 per USD.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement