Share

Sri Mulyani Bangga Aset Negara Jadi Tempat Keren Pelaku Ekonomi Kreatif

Zikra Mulia Irawati, Okezone · Sabtu 18 Desember 2021 09:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 18 470 2518907 sri-mulyani-bangga-aset-negara-jadi-tempat-keren-pelaku-ekonomi-kreatif-taaT3U9qGm.jpg Sri Mulyani Kunjungi Tempat Pelaku Ekonomi Kreatif. (Foto: Okezone.com/Instagram)

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani menghadiri peresmian kawasan usaha Dhanadyaksa Dipati Ukur secara langsung. Seperti yang telah tertera pada namanya, kawasan ini terletak di Dipati Ukur, Bandung, Jawa Barat.

“Namanya Dhanadyaksa Dipati Ukur, sebuah bangunan eks Wisma Pertamina yang diserahkelolakan kepada LMAN @blu.lman, kemudian disulap menjadi Co-Working Space dan Creative Hub,” kata dia di akun Instagram @smindrawati, dikutip Sabtu (18/12/2021).

Baca Juga: Uang Rp1.000 Triliun di Jakarta Dipakai untuk Bangun Ibu Kota Baru

Bangunan ini sempat tidak beroperasi selama belasan tahun. Setelah disulap, bangunan itu kini menjadi aset negara yang mampu menjadi tempat berkumpulnya para pelaku industri kreatif.

“Di Jalan Dipati Ukur 33 Bandung, ada tempat keren di mana para pelaku industri kreatif berkumpul. Jika anda mampir, mungkin anda tidak mengira bahwa itu aset negara,” imbuhnya.

Baca Juga: Barang Rampasan Negara Sitaan KPK hingga Kejaksaan Capai Rp132,2 Miliar

Sejauh ini, pengusaha retail lokal yang telah bermarkas di Dhanadyaksa antara lain Cap Roti Buaya, Play Me Something, Raw Type Riot, Faith Industries, Union Well, dan Kata Anja. Sementara itu, Maimaid.id, Mazia & Niaberia, Nura Wedding, Kreatif Kolektif Anom, dan CLYCKS bergabung di rental perkantoran.

“Bangga sekali melihat aset negara mampu menjadi penggerak ekonomi kreatif!” ungkap Sri.

Menteri yang baru-baru ini dinobatkan menjadi salah satu perempuan paling berpengaruh di dunia tersebut berharap, pemanfaatan aset negara untuk menjadi kawasan produktif seperti Dhanadyaksa bisa dilanjutkan. Dia ingin tidak ada aset negara yang menganggur seperti nasib bangunan ini sebelumnya.

“Semoga ke depannya, LMAN dan seluruh pengguna barang milik negara terus berkarya memanfaatkan aset negara lainnya, sehingga tidak ada lagi aset ‘idle’ atau ‘underutilized’,” tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini