Share

IHSG Diprediksi Menguat, Cek Pilihan Saham Hari Ini

Anggie Ariesta, Jurnalis · Senin 20 Desember 2021 06:47 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 20 278 2519567 ihsg-diprediksi-menguat-cek-pilihan-saham-hari-ini-8rUlklXo4G.jpg IHSG Dibuka Menguat Pagi Ini. (Foto: Okezone.com/Antara)

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi menguat pada perdagangan hari ini. Di awal pekan, IHSG bergerak pada level 6.582-6.676.

Menurut CEO Indosurya Bersinar Sekuritas, William Surya Wijaya, mengawali pertengahan bulan di penghujung 2021, IHSG masih terlihat akan berada dalam rentang konsolidasi wajar.

Baca Juga: Fakta IHSG Sepekan, Transaksi Harian hingga Kapitalisasi Pasar Turun

"Kondisi perlambatan perekonomian yang masih berlangsung, tetap menjadi salah satu tantangan bagi emiten untuk mencapai kinerja optimal, dan hal ini tentunya berdampak terhadap pergerakan harga saham emiten tersebut," ujar William dalam risetnya, Senin (20/12/2021).

William menambahkan, sedangkan dari sisi capital inflow secara year to date juga belum terlihat akan terdapat peningkatan capital inflow akan terjadi massive ke dalam pasar modal dalam rentang pendek.

Baca Juga: IHSG Pekan Depan Diprediksi Sideways, Berikut Analisanya

"Namun peluang untuk melakukan investasi jangka menengah hingga panjang masih terbuka lebar bagi investor mengingat perekonomian terus berjalan stabil dan terdapat peningkatan di tengah perlambatan yg sedang terjadi, terlihat dari data perekonomian yang telah terlansir," katanya.

Saham-saham yang dapat jadi pilihan hari ini diantaranya:

- BBCA

- BBNI

- BBRI

- BINA

- UNVR

- ICBP

- KLBF

- ICBP

- HMSP

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama sepekan 13-17 Desember 2021 ditutup menurun sebesar -0,77 persen menjadi 6.601,932 dari 6.652,922 pada pekan sebelumnya.

Kemudian, kapitalisasi pasar bursa merosot -0,72 persen menjadi Rp8.278,743 triliun dari Rp8.338,964 triliun pada penutupan pekan lalu.

Pada pekan ini, rata-rata volume transaksi harian bursa turut mengalami perubahan yakni melemah sebesar -8,79 persen menjadi 23,403 miliar saham dari 25,657 miliar saham pada penutupan pekan lalu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini