Share

Harga Emas Naik 0,53% Dibanderol USD1.811/Ounce

Antara, Jurnalis · Jum'at 24 Desember 2021 07:19 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 24 320 2521823 harga-emas-naik-0-53-dibanderol-usd1-811-ounce-w4koZFs54I.jpg Harga Emas Naik Hari Ini. (Foto: Okezone.com/Freepik)

CHICAGO - Harga emas menguat atau naik ke level level psikologis USD1.800 pada akhir perdagangan Kamis. Menjelang liburan Natal, emas didukung melemahnya dolar AS dan permintaan terhadap aset-aset berisiko berkurang di tengah kekhawatiran atas dampak dari penyebaran cepat varian virus corona Omicron.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari di divisi Comex New York Exchange naik USD9,5 atau 0,53% menjadi USD1.811,70 per ounce. Di pasar spot, emas naik 0,4% menjadi USD1.809,89 per ounce.

Baca Juga: Harga Emas Antam Hari Ini Turun Lagi Rp3.000

Sebagian besar investor menghabiskan di luar kantor, dengan investor yang tersisa khawatir dengan meningkatnya jumlah kasus Omicron di Amerika Serikat, sehingga mendorong kenaikan harga emas.

"Ini hanya kebisingan pada hari dengan volume rendah menjelang Natal," kata Ahli Strategi Pasar Senior RJO Futures, Daniel Pavilonis, dikutip dari Antara, Jumat (24/12/2021).

Baca Juga: Kilau Emas Meredup, Hari Ini Turun USD5,2/Ounce

Dirinya memperkirakan bahwa tahun depan pasti akan baik untuk emas, terutama dengan inflasi yang tinggi kemungkinan akan bertahan.

Menahan kenaikan emas lebih lanjut, indeks dolar relatif stabil, membuat logam kurang menarik bagi pembeli luar negeri. Tetapi greenback mendekati level terendah satu minggu dan penurunannya baru-baru ini membantu emas tetap di jalur untuk kenaikan mingguan kecil.

Saham global, imbal hasil obligasi, dan mata uang berisiko semuanya mencapai tertinggi baru-baru ini karena kepercayaan investor meningkat pada tanda-tanda bahwa Omicron mungkin tidak terlalu parah dari yang ditakuti, serta data ekonomi AS yang kuat.

"Emas menghadapi resistensi teknis di USD1.815 dan USD1.826 dengan risiko geopolitik di depan berpotensi menjaga emas tetap didukung, meskipun narasinya masih seputar tapering," kata Manajer Umum Global ABC Bullion, Nicholas Frappell.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret naik 12,1 sen atau 0,53% menjadi USD22,94 per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari naik USD6,7 atau 0,69% menjadi USD975,1 per ounce.

Pasar akan ditutup pada Jumat waktu setempat untuk liburan Natal AS.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini