Share

5 Tips Atur Keuangan di 2022

Sevilla Nouval Evanda, Jurnalis · Sabtu 25 Desember 2021 18:44 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 25 622 2522492 5-tips-atur-keuangan-di-2022-kcnQ2ZnHdG.jpeg Tips Mengatur Keuangan (Ilustrasi: Shutterstock)

JAKARTA - Siap-siap menyambut tahun baru dengan berbagai rencana dan prioritas keuangan. Terlebih, setiap tahun pasti ada perubahan prioritas keuangan entah beban keuangan lebih ringan atau justru lebih berat.

Namun tenang, ada tips mudah agar mengelola keuangan di tahun baru jadi lebih mudah. Yang paling utama adalah Anda harus menentukan dulu urutan prioritas keuangan untuk tahun berikutnya.

Baca Juga: Atur Gaji Sebelum dan Sesudah Menikah, Apa Bedanya?

Perencana keuangan dan CEO Zap Finance, Prita Ghozie Hapsari, menyebut hal pertama yang perlu dilakukan adalah mengevaluasi keuangan di tahun ini.

"Sebelum memilih rencana dan prioritas tujuan keuangan, kita perlu melakukan evaluasi akhir tahun," tulis Prita seperti dikutip dari Instagram resmi, Sabtu (25/12/2021).

Lantas, apa saja yang perlu dievaluasi?

Baca Juga: Perlu Dihindari, Ini 3 Kesalahan Milenial Kelola Keuangan

1. Evaluasi pertama, perlu diperiksa penambahan jumlah aset selama 1 tahun. Idealnya, penambahan jumlah aset minimal 10% dibandingkan awal tahun. Evaluasi ini bisa dilakukan dengan tabel sederhana yang mengelompokkan jenis aset di awal dan akhir tahun.

2. Kemudian, perlu diperhatikan jumlah dana darurat yang idealnya adalah 12 X pengeluaran rutin bulanan.

3. Evaluasi jumlah tujuan keuangan yang bisa dicapai di tahun sebelumnya. Hal ini bertujuan agar ada pemahaman tentang tercapai atau tidak tercapainya tujuan keuangan dengan menggunakan pengelolaan keuangan di tahun ini.

4. Langkah selanjutnya adalah mengecek rasio berutang selama setahun. Dalam hal ini, ada dua yang perlu diperiksa. Pertama, yaitu jumlah cicilan per bulan yang maksimal 30% dari penghasilan bulanan.

Kedua, rasio jumlah pinjaman terhadap aset yang maksimalnya 50% dari total aset yang didanai oleh pinjaman.

5. Usai melakukan segala evaluasi tersebut, barulah Anda bisa mulai memeriksa kemampuan menabung dan berinvestasi. Perlu diusahakan, adanya kemampuan untuk menyisihkan minimal 10% dari penghasilan yang diperoleh selama 2021.

Sebagai contoh, misalnya penghasilan setahun adalah Rp120 juta. Kemudian, ada keinginan untuk investasi dengan modal Rp1 juta per bulan mulai dari gajian bulan Desember 2021.

Di sisi lain, Anda juga memiliki prioritas dana darurat, dana pendidikan anak untuk 5 tahun, dan dana pensiun.

Membagi keuangan dalam hal ini bisa dilakukan dengan tabel yang menunjukkan bulan, modal investasi, dan jenis investasi. Pasalnya, Anda bisa membagi-bagi jenis investasi untuk masing-masing prioritas.

Anda bisa membagi jenis investasi reksa dana pasar uang untuk dana darurat, investasi emas untuk dana pendidikan anak, serta investasi di micro e-mini untuk dana pensiun. Itulah langkah-langkah yang perlu dilakukan sebelum merealisasikan berbagai prioritas di tahun berikutnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini