Share

Investasi dan Ekspor Industri Manufaktur Selamatkan RI dari Resesi

Ahmad Hudayanto, Okezone · Rabu 29 Desember 2021 11:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 29 320 2524190 investasi-dan-ekspor-industri-manufaktur-selamatkan-ri-dari-resesi-Lnk9qGqZ4G.jpg Industri Manufaktur Dorong Pemulihan Ekonomi Indonesia. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Industri manufaktur menjadi salah satu pendorong utama ekonomi Indonesia ke luar dari resesi di tahun ini. Kinerja makro industri manufaktur seperti investasi hingga ekspor menjadi faktor utama pemulihan ekonomi 2021.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang mengatakan, realisasi investasi Januari-Desember 2021 mencapai Rp236,7 triliun atau naik 17,3% dibanding realisasi investasi Januari-Desember 2020 sebesar Rp201,87 triliun.

Baca Juga: Covid-19 Memorak-porandakan Ekonomi, Sri Mulyani: Anggaran Kita Naikkan

"Realisasi investasi industri manufaktur terbesar dari logam dasar dan diikuti sektor makanan dan minuman. Realisasi investasi 2021 tahun ini kami harap bisa lampaui target 2021 sebesar Rp270 triliun," ujarnya dalam paparan kinerja sektor industri 2021 dan outlook 2022, Rabu (29/12/2021).

Dari sisi ekspor industri manufaktur, Agus mencatat pada periode Januari-November 2021 mencapai USD160 miliar atau 76,51% dari total ekspor Nasional. Angka ini melampaui capaian ekspor 2020 sebesar USD131 miliar dolar dan bahkan lebih tinggi dari capaian ekspor 2019 sebelum pandemi masuk ke Indonesia.

Baca Juga: Kapan Vaksin Covid-19 Booster? Menko Airlangga: Tunggu 10 Januari 2022

"Dibanding 2020, kinerja ekspor industri manufktur tahun ini naik 35,6%, kinerja sektor manufaktur ini sekaligus memberi kontribusi dan mempertahankan surplus yang sudah dicetak sejak Mei 2020," ujarnya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Melihat capaian investasi dan ekspor, menurut Agus, industri manufaktur tahun ini memberikan kontribusi besar terhadap penerimaan negara dan pertumbuhan ekonomi nasional.

"PDB meningkat, pajak sektor industri pengolahan berkontribusi 29%. Sementara penerimaan cukai dari industri manufaktur penyumbang 95% dari total penerimaan cukai nasional," ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini