"Ini tantangan terbesar dari industri mamin. Karena selama tahun lalu itu ternyata bukan hanya bahan baku utama saja yang naik, tapi bahan baku mikro seperti bahan tambahan pangan itu semua naik mulai dari flavor, pewarna dan lain sebagainya," jelasnya.
Tantangan lainnya adalah menjaga alternatif logistik yang lebih murah. Bahkan biaya pengapalan bisa sampai 5-6 kali lipat untuk negara-negara yang tujuannya semakin jauh.
"Kemudian yang harus kita kembangkan adalah bagaimana kita memasarkan produk di era digital ini. Kita harus ikut berubah supaya bisa terus menyebar produk-produk kita sehingga kita bisa mencapai pertumbuhan yang diharapkan," pungkasnya.
(Feby Novalius)