Share

Apa Itu Merdeka Finansial? Buat Generasi Z Simak Penjelasannya

Ahmad Hudayanto, Okezone · Senin 03 Januari 2022 11:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 03 622 2526495 apa-itu-merdeka-finansial-buat-generasi-z-simak-penjelasannya-MWOXPx7GEF.jpg Special Dialouge Okezone bersama Perencana Keuangan Mitra Rencana Edukasi Mike Rini Sutikno (Foto: Dokumentasi Pribadi)

JAKARTA – Banyak orang yang ingin mencapai merdeka finansial atau keuangan dalam hidupnya. Apakah di usia 30 atau 60 tahun baru mencapai merdeka finansial.

Lalu apa itu merdeka finansial dan kapan seseorang dapat mencapai merdeka keuangan?

Seorang perencana keuangan dari Mitra Rencana Edukasi Mike Rini Sutikno mengungkapkan, usia yang dapat mencapai merdeka keuangan adalah relatif dan sesuai seberapa besar usahanya.

Baca Juga: Mau Merdeka Finansial? Coba Lakukan 5 Resolusi Keuangan 2022

Dia menerangkan bahwa merdeka finansial adalah sebuah proses. Dan disebutkan ada proses yang lain untuk mencapai merdeka finansial tersebut.

“Merdeka finansial itu adalah sebuah proses sebenarnya, jadi sebelum kita merdeka finansial kita harus aman dulu secara finansial, harus mandiri dulu secara finansial, baru bisa merdeka” terang Mike Rini Sutikno dalam Special Dialogue Okezone, Jakarta, Senin (3/1/2022).

Tahap pertama yang dilalui untuk merdeka finansial yaitu aman secara finansial. Aman secara finansial adalah penghasilan yang kita miliki sama dengan kebutuhan selama sebulan.

Baca Juga: Tak Perlu Gaji Besar untuk Merdeka Finansial, Begini 8 Faktanya

“Kebutuhan bulanan kita misalkan Rp5 juta, berarti kita harus mempunyai penghasilan sebesar Rp5 juta tadi dan harus berulang tiap bulan harus ada,” jelas Mike.

Mike mengatakan penghasilan tersebut dapat melalui pendapatan aktif maupun pasif. Selain bisa hidup dengan layak, aman secara finansial juga dapat menghadapi kejadian yang tak terduga.

“Jika ingin aman secara finansial Anda harus memastikan bahwa tiap bulan, Anda memiliki penghasilan sebesar biaya hidup Anda dan memiliki dana darurat antara 6-12 kali dari pengeluaran per bulan,” ujarnya.

Menurut Mike, mandiri secara finansial adalah penghasilan yang dapat memenuhi kebutuhan hidup seseorang dari pendapatan yang bersifat pasif.

Yang mana pendapatan pasif tersebut sama dengan kebutuhan bulanan atau besarannya setara dengan pendapatan aktif yang dimiliki.

“Bisa dari Investasi, bisa dari penghasilan royalty. Dari intelektual property, bisa juga dari rental property,” ujarnya.

Sehingga apabila kehilangan penghasilan aktif sekalipun tidak ada masalah. Sebab sudah memiliki penghasilan pasif yang dapat memenuhi biaya hidupnya.

“Jadi, Anda kehilangan penghasilan aktif tidak ada masalah karena masih ada penghasilan pasif. Itu baru disebut mandiri,” ujar Mike.

Sedangkan merdeka secara finansial Mike menyebutkan, bahwa seseorang memiliki tiga kali dari penghasilan pasif yang sudah ada.

“Kalau merdeka secara finansial itu setidaknya punya tiga kali dari penghasilan pasif,” ujarnya.

Terakhir Mike juga menyampaikan pesan kepada generasi Z untuk menjaga keadaan finansialnya harus memiliki keseimbangan dalam portofolio investasinya.

“Supaya maintain kondisi kecukupan finansialnya, dia harus ada keseimbangan dari portofolio investasinya,” ujar Mike.

“Untuk gen Z selain kita harus punya portofolio investasi spesifik, memang kita perlu upayakan mempunyai portofolio investasi yang sifatnya profit,” tambahnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini