Share

Ada Diskon Pajak, Masyarakat RI Borong Mobil! Ini Buktinya

Advenia Elisabeth, Jurnalis · Rabu 05 Januari 2022 19:29 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 05 320 2527975 ada-diskon-pajak-masyarakat-ri-borong-mobil-ini-buktinya-qpQqZGLpGD.jpg Penjualan Mobil Meningkat Berkat Diskon Pajak. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Stimulus Pajak Penjualan atas Barang Mewah yang Ditanggung Pemerintah (PPnBM DTP) yang diberikan sejak Maret hingga Desember 2021, memberikan dampak signifikan terhadap penjualan mobil.

Pada Maret-November 2021, penjualan mobil yang menjadi peserta program stimulus PPnBM DTP mencapai 428.947 unit, atau meningkat 126,6% dari periode yang sama di tahun selanjutnya, sebanyak 189.364 unit.

Baca Juga: Lampaui Target, Penjualan Mobil Tahun Ini Laris 790 Ribu Unit

Berkat peningkatan penjualan mobil tesebut, industri alat angkut pada triwulan II dan III tahun 2021 juga merasakan dampak positif, dengan pertumbuhan di masing-masing periode tersebut sebesar 45,2% (yoy) dan 27,8% (yoy).

“Selain itu, 319 perusahaan industri komponen tier 1, serta industri komponen tier 2 dan 3 yang sebagian besar merupakan industri kecil dan menengah (IKM) bisa terlibat dalam proses manufaktur dengan adanya kebijakan diskon PPnBM tersebut,” ujar Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Rabu (5/1/2022).

Baca Juga: Tantangan Industri Otomotif 2022, Apa Itu?

Menperin menjelaskan, kendaraan bermotor roda empat dengan kapasitas di bawah 1.500 cc dengan harga penjualan yang berada di kisaran Rp250 juta menguasai segmen pasar sekitar 60%.

“Hal ini menunjukkan bahwa kendaraan dengan jenis tersebut mendominasi pasar mobil di dalam negeri, dan sesuai dengan daya beli masyarakat. Sehingga, kami berpendapat bahwa mobil dengan harga di bawah Rp250 juta bukan lagi merupakan barang mewah, namun telah menjadi bagian dari kebutuhan masyarakat,” jelas Menperin.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini