Share

Sri Mulyani: Enggak Boleh Kasih Uang di Perempatan Jalan karena Human Trafficking

Rina Anggraeni, Sindonews · Kamis 06 Januari 2022 15:42 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 06 320 2528357 sri-mulyani-larang-orang-kasih-uang-ke-pengemis-y2MZlrhPJq.jpg Menteri Keuangan Sri Mulyani.(Foto: Okezone.com/KBUMN)

JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan soal kemiskinan di Indonesia. Menurutnya, ada beberapa golongan masyarakat miskin di Indonesia, di antaranya masyarakat yang memiliki pekerjaan tapi tidak mencukupi kebutuhan-sehari-harinya. Kemudian, ada masyarakat yang tidak memiliki pekerjaan.

"Pertanyaan pertama, orang miskin itu enggak punya pekerjaan atau punya pekerjaan tapi DKI Jakarta. Enggak boleh ngasih uang di perempatan jalan karena bisa human trafficking," kata Sri Mulyani dalam Podcast Deddy Corbuzier, Jakarta, Kamis (5/1/2022).

Baca Juga: Sebelum Ada Pandemi Kelaparan Meningkat, 3 Miliar Orang di Dunia Tak Mampu Beli Makanan Sehat

Kata dia, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tidak bisa menyelesaikan masalah kemisikan di Indonesia. Untuk itu perlu adanya kerjasama dari Pemerintah dan Swasta dalam menangani masyarakat miskin

"Ada masyarakat kita enggak tercover enggak bisa APBN menyelesaikan semua ini. Bahwa peranan masyarakat dan swasta itu penting tapi negara ada kehadiran minimun present sebagai negara dan itu menjadikan kita suatu negara," katanya.

Baca Juga: Tingkat Kemiskinan Menurun, di Perkotaan Masih Tinggi

Dia pun tengah menyelidiki alasan masyarakat miskin tapi memiliki pekerjaan. Namun, memiliki upah yang tidak tinggi. Sebab, itu bisa dibantu jika memang upah yang diterima tidak layak atau tidak sesuai aturan upah minimun yang ditetapkan Pemerintah.

"Kalau udah kerja tapi tetap miskin itu ada something wrong harus kita benerin apakah pekerjaan tidak memberikan gaji yang baik atau dia tidak produktif atau sektornya left behind atau sektornya tertinggal," tandasnya.

Baca Juga: KKP Selamatkan Kerugian Negara Sebesar Rp30 Miliar dari Tindak Penyelundupan BBL

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini