Share

Tarif Cukai Rokok Naik, Sri Mulyani: Saya Main Cantik

Michelle Natalia, Jurnalis · Kamis 06 Januari 2022 17:20 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 06 320 2528419 tarif-cukai-rokok-naik-sri-mulyani-saya-main-cantik-3zKeCwCU0j.jpg Cukai Hasil Tembakau naik tahun depan (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menaikkan Cukai hasil tembakau (CHT) atau cukai rokok mulai 2022. Dia mengaku dimarahi banyak orang saat menetapkan kenaikan tarif cukai rokok rata-rata 12%.

"Ini rumit sekali bikin aturannya ini klasik. Saya selalu dimarahi seluruh pihak. contohnya kalau saya naikin kekecilan saya dimarahi oleh kementerian kesehatan kalau naikin tinggi pasti Menkeu dilobi oleh Kemenkes dan dunia internasional," kata Sri Mulyani di Podcast Deddy Corbuzier di Jakarta, Kamis (6/1/2022).

Baca Juga: 6 Fakta Menarik Cukai Naik di 2022, Harga Rokok RI Murah hingga Buruh Dapat BLT

Mantan anggota Bank Dunia ini mengaku main cantik dalam membuat aturan tarif cukai industri tembakau. Hal ini agar adil dan tidak memberatkan beberapa kalangan pengusaha maupun pekerja dan pemerintah.

"Saya harus main cantik jadi saya siapkan skenario kalau saya naikan satu persen berapa efeknya saya bikin historis. Kita juga membantu mengurangi rokok ilegal," katanya.

Baca Juga: Usai Rokok, Tarif Cukai Anggur dan Miras Bakal Naik?

Sebagai informasi, Harga rokok resmi naik per Sabtu pekan lalu, 1 Januari 2022. Kenaikan harga rokok di awal tahun baru ini mengikuti Peraturan Menteri Keuangan Nomor 192/PMK.010/2021 tentang Tarif Cukai Hasil Tembakau Berupa Sigaret, Cerutu, Rokok Daun atau Klobot, dan Tembakau Iris.

Berikut daftar harga terbaru rokok

A. Sigaret Kretek Mesin golongan I

Dengan tarif cukai 985 serta kenaikan 13,9 persen

Harga Jual Eceran Minimal (per batang): Rp1.905

Harga Jual Minimal (per bungkus): Rp38.100

Sigaret Kretek Mesin golongan IIA

Tarif cukai 600 dan Kenaikan 12 persen

Harga Jual Eceran Minimal (per batang): Rp1.140

Harga Jual Minimal (per bungkus): Rp22.800

Sigaret Kretek Mesin golongan IIB

Tarif cukai naik hingga 600 dan Kenaikan 14,3 persen

Harga Jual Eceran Minimal (per batang): Rp1.140

Harga Jual Minimal (per bungkus): Rp22.800

B. Sigaret Putih Mesin (SPM)

Sigaret Putih Mesin golongan I

Tarif cukai sebesar 1.065 dan Kenaikan 13,9 persen

Harga Jual Eceran Minimal (per batang): Rp2.005

Harga Jual Minimal (per bungkus): Rp40.100

Sigaret Putih Mesin golongan IIA

Kenaikan 13,9 persen dengan Harga Jual Eceran Minimal (per batang): Rp2.005

Harga Jual Minimal (per bungkus): Rp40.100

Sigaret Putih Mesin golongan IIA

Tarif cukai 635 dan Kenaikan 12,4 persen

Harga Jual Eceran Minimal (per batang): Rp1.135

Harga Jual Minimal (per bungkus): Rp22.700

Sigaret Putih Mesin golongan IIB

Tarif cukai 635 dan Kenaikan 14,4 persen

dengan Harga Jual Eceran Minimal (per batang) Rp1.135

Harga Jual Minimal (per bungkus): Rp22.700

C. Sigaret Kretek Tangan (SKT)

Sigaret Kretek Tangan golongan IA

Tarif cukai 440 dan Kenaikan 3,5 persen

Harga Jual Eceran Minimal (per batang) Rp1.635

Harga Jual Minimal (per bungkus): Rp32.700.

Sigaret Kretek Tangan golongan IB

Tarif cukai 345 dan Kenaikan 4,5 persen

Harga Jual Eceran Minimal (per batang): Rp1.135

Harga Jual Minimal (per bungkus): Rp22.700

Sigaret Kretek Tangan golongan II

Tarif cukai 205 dan Kenaikan 2,5 persen

Harga Jual Eceran Minimal (per batang): Rp600

Harga Jual Minimal (per bungkus): Rp12.000

Sigaret Kretek Tangan golongan III

Tarif cukai 115 dan Kenaikan 4,5 persen

Harga Jual Eceran Minimal (per batang): Rp505

Harga Jual Minimal (per bungkus): Rp10.100

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini