Share

PTPN Produksi Minyak Goreng Murah, Erick Thohir: Ringankan Beban Masyarakat

Ahmad Hudayanto, Jurnalis · Senin 10 Januari 2022 07:10 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 10 320 2529694 ptpn-produksi-minyak-goreng-murah-erick-thohir-ringankan-beban-masyarakat-mLpkDKZHoA.jpg Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Okezone.com/KBUMN)

JAKARTA - PT Perkebunan Nusantara III (Persero) melakukan operasi pasar minyak goreng ritel tahun 2022 sebanyak 100.000 liter dengan brand INL di wilayah Sumatera Utara.

Operasi pasar minyak goreng ini dilakukan di 3 tempat yakni di Kuala Tanjung sebanyak 300 karton dengan ukuran 900 ml, Sionggang Tengah sebanyak 300 karton dengan ukuran 900 ml, dan daerah sekitar Universitas Sumatera Utara sebanyak 400 karton dengan ukuran 900 ml pada 08 Januari 2022.

Baca Juga: Operasi Pasar Minyak Goreng Capai 3,7 Juta Liter

Harga yang ditetapkan pada operasi pasar minyak goreng ini yakni seharga Rp12.600/900 ml dengan maksimal pembelian 2 Pcs.

Pada Sabtu 8 Januari 2022, Menteri BUMN Erick Thohir bersama Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) Abdul Ghani melakukan kunjungan sekaligus berinteraksi dengan masyarakat di tengah kegiatan operasi pasar yang dilakukan di Kuala Tanjung, Medan.

Baca Juga: Pemerintah Tetapkan Minyak Goreng Murah Rp14.000, Pedagang: Kami Jual Rp20.000

Menteri BUMN Erick Thohir menjelaskan bahwa pemerintah akan terus melakukan berbagai upaya untuk membantu meringankan masyarakat mendapatkan minyak goreng dengan harga terjangkau.

"Pemerintah akan terus menggelar operasi pasar untuk membantu masyarakat dan ini merupakan bagian dari 1,2 miliar liter program minyak murah yang akan terus dijalankan untuk meringankan beban masyarakat,” kata Erick seperti dikutip keterangan tertulisnya, Jakarta, Senin (10/1/2021).

Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPTN III Abdul Ghani menambahkan bahwa PTPN Group akan mendukung penuh pemerintah dalam menekan harga minyak goreng yang sedang melambung tinggi.

"Kami dari PTPN Group akan terus mengupayakan untuk dapat mengadakan operasi pasar di lokasi lain dan waktu yang relatif lebih, sehingga masyarakat dapat terbantu,” ujar Ghani.

Dalam operasi pasar, PTPN Group mendedikasikan 1/4 dari total kapasitas produksi minyak goreng atau setara dengan 750 ribu liter/bulan selama 5 bulan (Mei 2022) untuk mendukung program pemerintah.

Pemerintah memberikan subsidi untuk mendorong produksi minyak goreng untuk memenuhi target operasi pasar sebanyak 1,2 miliar liter program minyak murah.

Ghani menambahkan PTPN Group akan melaksanakan operasi pasar sampai pertengahan tahun atau sesuai yang dicanangkan pemerintah. “Sesuai yang direncanakan oleh pemerintah program operasi pasar akan berjalan hingga enam bulan ke depan dan kami siap untuk mendukung program pemerintah tersebut," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini