JAKARTA - Tiga negara memprotes larangan ekspor batu bara yang diberlakukan Indonesia. Protes-protes itu datang dari Jepang, Korea Selatan (Korsel), dan Filipina.
Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Kanasugi Kenji, meminta Menteri ESDM untuk mencabut larangan ekspor batubara yang memungkinkan beberapa pembangkit listrik dan manufaktur Jepang hingga sekitar 2 juta ton per bulan itu.
Sementara itu, Menteri Perdagangan Korsel, Yeo Han-koo, menyampaikan langsung kekhawatiran pemerintah Korsel atas larangan ekspor batubara Indonesia dan sangat meminta kerja sama dari pemerintah untuk memulai kembali pengiriman batu bara.
Menteri Energi Filipina, Alfonso Cusi menyebut, kebijakan larangan ekspor akan merugikan perekonomian yang sangat bergantung pada bahan bakar untuk pembangkit listrik. Secara nyata, larangan ini mendorong harga batubara di China dan Australia lebih tinggi minggu lalu. Bahkan, sejumlah kapal yang dijadwalkan membawa batubara ke Jepang, China, Korsel, dan India "terjebak" tanpa kepastian di Kalimantan, tempat pelabuhan batubara utama di Indonesia.
Baca selengkapnya: Indonesia Stop Ekspor Batu Bara, 3 Negara Ini Ketar-ketir
(Kurniasih Miftakhul Jannah)