Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Fakta Larangan Ekspor Batu Bara Dicabut Setelah Diprotes 3 Negara

Sevilla Nouval Evanda , Jurnalis-Selasa, 11 Januari 2022 |11:01 WIB
5 Fakta Larangan Ekspor Batu Bara Dicabut Setelah Diprotes 3 Negara
Indonesia cabut larangan ekspor batu bara (Foto: Okezone)
A
A
A

3. Larangan Ekspor Dicabut Bertahap

Pada Senin (10/1/2022) malam, pemerintah kembali mengizinkan ekspor batu bara secara bertahap dan akan dievaluasi mulai Rabu (12/1/2021).

Ke depannya, kapal berisi batu bara yang lolos verifikasi sesuai peraturan dan regulasi Domestic Market Obligation (DMO) diperbolehkan berangkat.

4. Solusi Jangka Pendek Indonesia

Tak cuma mencabut larangan ekspor, pemerintah juga memiliki solusi jangka pendek untuk mengatasi krisisnya stok batu bara dalam negeri. Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan pun meminta tim lintas Kementerian/Lembaga (K/L) untuk menyiapkan solusi jangka menengah terkait DMO batu bara.

"Untuk solusi jangka pendek dalam memenuhi kebutuhan Hari Operasi (HOP) PLTU PLN dan IPP (perusahaan listrik swasta) pada bulan Januari, pemerintah telah mengeluarkan berbagai kebijakan dan intervensi untuk memenuhi alokasi pasokan dan ketersediaan transportasi untuk mencapai HOP minimal 15 hari dan HOP minimal 20 hari untuk PLTU yang kritis," kata Menko Luhut, dikutip dari Antara, Selasa (11/1/2022).

Dia mengungkapkan, laporan perkembangan dari PLN, di mana untuk memenuhi kebutuhan HOP PLTU PLN dan IPP pada Januari 2022, sesuai dengan arahan Menteri ESDM (akhir bulan minimal 15 HOP dan untuk daerah yang jauh dan kritis di atas 20 HOP) diperlukan pasokan batu bara sebesar 16,2 juta MT (Metrik Ton).

Kekurangan pasokan sebesar 2,1 juta MT yang kemarin dilaporkan, sudah terpenuhi dari tambahan penugasan Direktur Jenderal Minerba Kementerian ESD. pada tanggal 9 Januari 2022 dan akan diselesaikan perikatannya paling lambat 11 Januari 2022.

Disebutkan pula total kebutuhan armada untuk mengangkut batu bara untuk pemenuhan target HOP di akhir bulan Januari 2022 sebanyak 130 vessel shipment dan 771 tongkang shipment.

Dari kekurangan armada sejumlah 18 vessel dan 211 tongkang, telah terpenuhi sejumlah 11 vessel dan 187 tongkang.

"Sisanya masih dalam proses nominasi dan seluruhnya digaransi ketersediaannya oleh INSA, sesuai waktu dan lokasi yang telah ditentukan PLN," jelas Menko Luhut.

5. Syarat Ekspor Batu Bara Terbaru

Dibukanya ekspor batu bara kembali diiringi dengan syarat, yaitu verifikasi kapal berisi batu bara yang bertujuan ekspor. Hal ini dijelaskan Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

Dengan begitu, kapal yang bisa berangkat untuk ekspor adalah mereka yang lolos verifikasi sesuai peraturan dan regulasi DMO.

Usai keputusan ini terbukti menciptakan kondisi membaik, ekspor pun akan kembali dibuka mulai Rabu ini. "Jadi nanti kita masih lihat, sekarang yang pertama semuanya sudah membaik, nanti, kapan mau dibuka ekspor secara bertahap kita mulai Rabu besok,” kata Luhut.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement