25 Ribu Ton Kedelai Impor Masuk RI, Tempe Tak Bakal Langka?

Advenia Elisabeth, Jurnalis · Jum'at 14 Januari 2022 11:35 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 14 320 2532105 25-ribu-ton-kedelai-impor-masuk-ri-tempe-tak-bakal-langka-mGo1XOPlBu.jpg Harga Tempe (Foto: Okezone/Pixabay)

JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) memastikan pasokan kacang kedelai aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Maka itu tempe tidak langka di pasaran.

"Nggak langka. Pasokan kedelai justru bakalan masuk lagi nih bulan Januari 25 ribu ton. Artinya sudah cukup untuk beberapa bulan," ujar Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Oke Nurwan saat dihubungi MNC Portal Indonesia (MPI), Jumat (14/1/2022).

Baca Juga: Harga Kedelai Meroket, Kini Tempe di Pasar Mengecil

Dia menjelaskan, naiknya harga kacang kedelai memang terjadi di lingkup pasar. Namun, untuk para perajin, Kemendag telah menyediakan pasokan kacang kedelai dengan jumlah yang cukup dan harga terjangkau.

"Soal kenaikan harga, ya, kalau untuk kedelai di pasaran. Tapi kalau untuk di pengrajin tempe, kita sudah sediakan dengan harga yang terjangkau bagi mereka, di bawah Rp 10.500 per kilogram. Itu sudah kita pastikan tersedia selalu," tegasnya.

Baca Juga: Setelah Telur dan Minyak Goreng, Kini Harga Tempe Ikut Melambung

Maka dari itu, sambung Oke, masyarakat tidak perlu khawatir dengan ketersediaan tempe di psaran. Para perajin pun juga demikian, karena Pemerintah sudah menyediakan barang dengan harga yang terjangkau.

"Jadi nggak perlu khawatir apa-apa," pungkasnya.

Sebagai informasi, berdasarkan data Chicago Board of Trade (CBOT), pasokan kedelai dunia dipastikan cukup untuk memasok kebutuhan kedelai dunia untuk tahun 2021-2022.

Sementara Indonesia sendiri memerlukan pasokan kedelai nasional sebanyak 3 juta ton per tahun, di mana 2,6 juta ton pasokan kedelai tersebut berasal dari pasar impor.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini