Share

5 Fakta Harga Minyak Goreng Rp14.000 di Seluruh Indonesia

Shelma Rachmahyanti, Jurnalis · Rabu 19 Januari 2022 10:28 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 19 320 2534365 5-fakta-harga-minyak-goreng-rp14-000-di-seluruh-indonesia-fVuO1cOSUo.png Harga Minyak Goreng Dijual Rp14.000/Liter. (Foto: Okezone.com/MPI)

JAKARTA – Pemerintah memberikan subsidi minyak goreng sehinga dijual Rp14.000 per liter di seluruh Indonesia. Hal tersebut dilakukan untuk menekan harga minyak goreng yang relatif masih tinggi.

Tidak tanggung-tanggung, pemerintah menargetkan sebanyak 11 juta liter minyak harga Rp14.000/liter akan diproduksi dan disalurkan.

Berikut fakta-fakta harga minyak goreng Rp14.000 yang dirangkum di Jakarta, Rabu (19/1/2022).

1. Dimulai Hari Ini

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, untuk selisih harga minyak goreng akan diberikan dukungan pendanaan dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) sebesar Rp7,6 triliun.

Baca Juga: Harga Minyak Goreng Rp14.000, Mendag: Jangan Panic Buying

Dengan demikian, masyarakat dapat memperoleh harga minyak goreng kemasan dengan harga terjangkau Rp14.000 per liter. Di mana dalam upaya menutup selisih harga ini tidak hanya diberikan untuk minyak goreng kemasan 1 liter, tetapi juga diberikan untuk minyak goreng dalam kemasan 2 liter, 5 liter, dan 25 liter.

“Pemberlakuan kebijakan satu harga untuk minyak goreng yakni sebesar Rp14.000,00 per liter akan di mulai pada hari Rabu tanggal 19 Januari 2022 pukul 00.00 WIB di seluruh Indonesia. Namun, khusus untuk pasar tradisional diberikan waktu penyesuaian selambat-lambatnya 1 minggu dari tanggal pemberlakuan,” ujar Menko Airlangga.

2. Subsidi hingga 6 Bulan

Pemerintah menggelontorkan minyak subsidi kepada masyarakat dengan harga jual Rp14.000 per liter. Bantuan ini disebut-sebut akan berlaku selama 6 bulan bahkan bisa diperpanjang sesuai kondisi.

Baca Juga: Harga Minyak Goreng Hari Ini Dijual Rp14.000 di Seluruh Indonesia

"Harga sudah dipatok Rp 14.000 per liter untuk 6 bulan dan dapat diperpanjang," kata Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Oke Nurwan kepada media.

3. Masyarakat Diminta Tidak Punic Buying

Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi meminta kepada masyarakat untuk tidak panic buying atau membeli minyak goreng dalam jumlah lebih dengan alasan kehabisan stok.

"Saya juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak perlu panic buying atau membeli secara berlebihan," ujar Mendag.

4. 250 Juta Liter Minyak Goreng Digelontorkan per Bulan

Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi mengatakan, Pemerintah sudah menjamin bahwa pasokan dan stok minyak goreng dengan harga Rp 14.000 per liter dapat mencukupi kebutuhan seluruh masyarakat. Karena, tiap bulan akan ada 250 juta liter minyak goreng yang digelontorkan Pemerintah.

"Minyak goreng subsidi ini akan disiapkan Pemerintah sebanyak 250 juta liter per bulan selama jangka waktu enam bulan. Pemerintah juga akan terus melakukan monitoring dan evaluasi secara rutin, minimal satu bulan sekali, terkait dengan implementasi kebijakan ini," jelasnya.

5. Minyak Goreng Ukuran 2 – 25 Liter Disubsidi

Menindaklanjuti kebijakan sebelumnya, Pemerintah memastikan kembali agar masyarakat dapat memperoleh harga minyak goreng kemasan dengan harga terjangkau Rp14.000 per liter. Upaya menutup selisih harga ini tidak hanya diberikan untuk minyak goreng kemasan 1 liter, tetapi juga diberikan untuk minyak goreng dalam kemasan 2 liter, 5 liter, dan 25 liter.

“Dalam rapat ini diputuskan bahwa untuk selisih harga minyak goreng akan diberikan dukungan pendanaan dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) sebesar Rp7,6 triliun,” ungkap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto ketika memimpin Rapat Komite Pengarah BPDPKS. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini