Share

BI Diprediksi Tahan Suku Bunga Acuan, Ini Analisanya

Rina Anggraeni, Jurnalis · Kamis 20 Januari 2022 08:19 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 20 320 2534897 bi-diprediksi-tahan-suku-bunga-acuan-ini-analisanya-HJ8mdUqbdz.jpg Bank Indonesia (Foto: Okezone)

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) diprediksi masih akan menahan suku bunga acuan di level 3,50% bulan ini.

Ekonom Josua Pardede menungkapkan bahwa hal ini mempertimbangkan nilai tukar rupiah yang stabil serta inflasi yang tetap terkendali.

Baca Juga: Kabar Baik! Utang Luar Negeri RI Turun, Kini 'Hanya' Rp5.964 Triliun

"BI diperkirakan masih akan mempertahankan suku bunga acuannya sepanjang ekspektasi inflasi terkendali meskipun Fed sudah memberikan sinyal bahwa akan mulai menaikkan suku bunga FFR pada FOMC bulan Maret 2022 setelah proses tapering selesai pada bulan tersebut," kata Josua saat dihubungi MNC Portal, Kamis (20/1/2022).

Kemudian kata dia, stance kebijakan moneter tahun 2022 akan ditujukan untuk menjaga stabilitas perekonomian di tengah normalisasi kebijakan moneter negara majum

"BI akan melakukan tapering pada kebijakan QE Bank Indonesia dengan mengurangi secara bertahap penambahan likuiditas perbankan," katanya.

Baca Juga: Klarifikasi, Kabid Humas Polda Metro: Kami Tidak Tangani dan Tidak Tetapkan Tersangka Mantan Direktur BI soal Pinjol

Lebih lanjut, ketika tekanan inflasi cenderung meningkat maka BI diperkirakan akan mempertimbangkan suku bunga acuan.

Meskipun Fed diperkirakan akan lebih awal menaikkan suku bunga acuannya dalam rangka merespon tekanan inflasi AS yang tertinggi dalam kurun waktu 40 tahun terakhir ini.

"Dampaknya pada pasar keuangan negara berkembang termasuk pasar keuangan domestik diperkirakan tidak lebih severe dibandingkan normalisasi kebijakan moneter pada tahun 2013 lalu yang ditandai dengan taper tantrum," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini