Share

BLT Subsidi Gaji 2022 Tak Dilanjutkan, Ini 5 Fakta Sebenarnya

Erlinda Septiawati, Okezone · Sabtu 22 Januari 2022 06:22 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 21 320 2535758 blt-subsidi-gaji-2022-tak-dilanjutkan-ini-5-fakta-sebenarnya-lezCDC8skv.jpg BLT Subsidi Gaji (Foto: Okezone)

JAKARTA – Penyaluran BLT Subsidi Gaji Atau Bantuan Subsidi Upah (BSU) tidak akan dilanjutkan pada 2022. Artinya, masyarakat tidak lagi menerima BSU seperti di tahun 2021.

Sebelumnya, pemberian bantuan ini dialokasikan bagi pekerja/buruh yang terkena dampak Covid-19. Dengan tujuan meringankan beban dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Berikut rangkuman terkait fakta BLT subsidi gaji 2022 tak dilanjutkan, Jakarta, Sabtu (22/1/2022).

1. Menaker Beri Kode

Dalam kunjungan kerjanya ke Yogyakarta, Sabtu 15 Januari 2022, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah memberi kode bahwa bantuan subsidi upah atau BLT subsidi gaji tidak dilanjutkan bila pandemi berakhir.

Baca Juga: BLT Subsidi Gaji Berakhir, Pekerja Masih Bisa Dapat Rp3,5 Juta! Begini Caranya

Menaker pun bertanya terkait penyaluran BSU tahun 2020 kepada Fitri, pekerja Dowa Bag and Factory di Godean, Sleman, DIY. Adapun, Fitri mendapatkan Rp1,2 juta.

"Jadi ini sudah diterima tanpa ada yang kurang. Mudah-mudahan tidak ada Covid, sehingga tidak perlu ngasih bantuan lagi," ujar Menaker.

2. Temui Penerima BSU

Ida pun sempat menemui beberapa pekerja atau buruh penerima bantuan pemerintah berupa subsidi gaji(BSU) 2021. Salah satu pekerja yang ditemui Menaker adalah Fitri.

"Mbak Fitri ini adalah penerima program subsidi gaji/upah dari pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan," kata Menaker di Jakarta.

3. Sudah Terima Rp3,4 Juta

Menaker pun bertanya terkait penyaluran BSU tahun 2020 kepada Fitri. Pekerja ini mendapatkan BLT subsidi gaji dengan total Rp3,4 juta, yaitu Rp2,4 juta pada 2020 dan BLT subsidi gaji Rp1 juta pada 2021.

Baca Juga: Kok Bisa Pekerja Dapat BLT Subsidi Gaji Rp3,4 Juta?

"Alhamdulillah mendapat Rp1.200.000 sebanyak dua kali," kata Fitri.

4. BSU Sebagai Mitigasi Pandemi

Direktur Dowa Bag and Factory, Nina Widaryatun, menjelaskan bahwa pandemi COVID-19 dan kebijakan PPKM sangat berdampak terhadap perusahaannya. Bahkan omzet perusahaannya sempat turun hingga 90%.

Nina pun bersyukur dan berterima kasih kepada pemerintah yang telah mengeluarkan BSU di tahun 2020 dan 2021 sebagai mitigasi dampak pandemi.

"Alhamdulillah itu sangat-sangat membantu sekali karena saat itu perusahaan tidak dapat membayar THR secara penuh. Pada waktu lebaran kami cicil THR-nya, nah BSU ini sangat membantu sekali, sangat berarti sekali sebagai pengganti THR yang belum lunas tadi," tandasnya.

5. Tak Masuk Program PEN 2022

Sementara, pencairan BLT subsidi gaji 2021 telah berakhir. Untuk tahun ini, pemerintah menyiapkan anggaran PEN 2022 sebesar Rp451 triliun, namun di dalamnya tidak ada anggaran BSU. Tetapi ada bansos lainnya yang akan dicairkan pada kuartal I-2022.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini