Share

Sumber Kekayaan Amanda Cole, Pendiri Startup Bisnis Sayur dan Buah

Zikra Mulia Irawati, Jurnalis · Selasa 25 Januari 2022 14:50 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 25 455 2537513 sumber-kekayaan-amanda-cole-pendiri-startup-bisnis-sayur-dan-buah-hbvrb7sa4M.jpg Sumber Kekayaan Amanda Cole. (Foto: Okezone.com/Istimewa)

JAKARTA - Sumber kekayaan Amanda Cole berasal dari suksesnya inovasi pada bidang pertanian yang dia beri nama Sayurbox. Bersama puluhan karyawan yang dia miliki, Sayurbox telah melayani puluhan ribu pelanggan dengan perkiraan 1.000 pengiriman buah dan sayur per harinya.

Sayurbox Amanda dirikan pada 2016 dan berhasil mengantarkan namanya ke dalam daftar Forbes 30 Under 30 kategori Industry, Manufacturing & Energy 2019. Ide ini berasal dari kecintaannya terhadap berkebun.

Baca Juga: Sumber Kekayaan James Prananto, Pemilik Warung Kopi Berstatus Unicorn

Awalnya, Amanda adalah seorang pegawai perusahaan swasta selama dua tahun di Jakarta setelah lulus di Manchester. Namun, permasalahan petani Indonesia menggerakkan hatinya untuk melakukan pergerakan.

Akhirmya, Amanda pergi ke tanah milik keluarganya yang berjarak 50 km dari Jakarta dan berbincang dengan seorang petani bernama Misto. Dari situ, dia tahu bahwa harga pangan jadi lebih tinggi karena rantai distribusi yang panjang.

Baca Juga: Sumber Kekayaan Agus Gumiwang Kartasasmita

Amanda lalu memikirkan sebuah sistem distribusi yang memungkinkan produk dijual dari petani langsung kepada pembeli.

Amanda dan Misto akhirnya mengubah lahan singkong misto menjadi sebuah lahan kangkung. Hasilnya, permintaan jauh lebih tinggi dan tentu hasil yang didapatkan lebih tinggi juga jika dibandingkan dengan singkong.

Beberapa waktu kemudian, Rama Notowidigdo bergabung dengan Amanda dan membangun Sayurbox bersama. Setelah hanya muncul di Instagram, Sayurbox juga telah merambah ke website karena permintaan yang terus meningkat.

Pendanaan Sayurbox sendiri berasal dari Patamar Capital serta berbagai investor lain. Perolehan seed funding ini diperkirakan berkisar USD200-300 ribu atau sekitar Rp2,8-4,1 miliar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini