Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Prabowo Tantang PTDI Produksi 24 Unit Pesawat CN235, Bisa?

Arif Budianto , Jurnalis-Rabu, 02 Februari 2022 |12:33 WIB
Prabowo Tantang PTDI Produksi 24 Unit Pesawat CN235, Bisa?
Menhan Prabowo Minta PTDI Tingkatkan Produksi Pesawat CN235. (Foto: Okezone.com/MPI)
A
A
A

BANDUNG - PT Dirgantara Indonesia (PTDI) diminta menaikkan kapasitas produksi pesawat CN235 dari empat unit menjadi 24 unit per tahun. Tantangan disampaikan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, yang menilai potensi market pesawat tersebut di kancah dunia.

"Saya minta kapasitas produksi ditingkatkan, dari sekarang empat unit per tahun, nanti harus bisa 24 unit per tahun. Itu harus bisa," ujar Prabowo saat menyaksikan penandatanganan kerja sama antara PTDI dengan Jet Investment Group SÀRL Yves-Michel DELOCHE di Hanggar Fixed Wing PTDI, Kota Bandung, Rabu (2/2/2022).

Baca Juga: Canggih! PTDI Sulap N219 Jadi Pesawat Pengintai Militer

Dia meminta, peningkatan kapasitas produksi bisa dipenuhi PTDI dalam tiga tahun. Saat ini, PTDI masih ada waktu untuk melakukan persiapan segala sesuatunya. Dia berharap, jajaran manajemen PTDI mampu mengemban amanat ini, sebagai bagian dari kebangkitan industri dalam negeri.

Menurut dia, PTDI sebagai industri pertahanan memang berada pengawasan langsung Kemenhan secara teknis. Oleh karenanya, pihaknya akan mengawasi secara secara ketat perkembangannya. Hal ini juga sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo untuk membesarkan industri pertahanan dalam negeri.

Baca Juga: Pesawat N219 Mau Diproduksi Massal tapi Butuh Biaya Besar, Siapa yang Mau Bayarin?

"Saya akan sering kunjungi PTDI. Saya sadar PTDI selama ini kurang diperhatikan. Saya pesan kepada direksi agar menjalankan manajemen sebaik baiknya. Kalau industri kita tidak kuat, tidak mungkin ekonomi kuat. Kalau ekonomi tidak kuat, tidak bisa jaga kedaulatan bangsa," ujar dia.

Dia meminta, PTDI bisa mengembalikan kejayaan industri dirgantara nasional yang dulu pernah dicapai. "Dulu dikatakan bikin peniti saja tidak bisa, kita buktikan bahwa kita bisa bikin pesawat. Sekarang kita bikin sejarah baru, buktikan kebangkitan kembali Indonesia," tegas dia.

Terkait pembiayaan, Prabowo akan meminta beberapa perusahaan pesawat terbang yang produknya dibeli Indonesia untuk kerja sama dan investasi di Indonesia. Melalui skema ini, diharapkan dapat mendorong pengembangan PTDI.

Sementara itu, Dirut PTDI Gita Amperiawan mengaku akan menargetkan peningkatan kapasitas produksi pesawat CN 235 secara bertahap. "Nanti bertahap dari empat, kemudian tahun kedua sepuluh, dan tahun ketiga diharapkan bisa 24 unit, " imbuh dia. 

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement