Share

Digitalisasi UMKM, Startup Disuntik Rp71,5 Miliar

Antara, Jurnalis · Jum'at 11 Februari 2022 10:35 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 11 455 2545627 digitalisasi-umkm-startup-disuntik-rp71-5-miliar-8L7ydqoSCS.jpg Startup Dapat Suntikan Modal (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Perusahaan rintisan (startup) Majoo mendapat tambahan pendanaan sebesar USD5 juta atau setara Rp71,5 miliar atau setara Rp14.300 per USD dari perusahaan ventura yaitu AC Ventures, Quona Capital, BRI Ventures dan Xendit Ventures.

Melalui tambahan investasi, Majoo yang merupakan penyedia solusi digitalisasi UMKM di Indonesia dapat mempercepat pengembangan produk termasuk toko online, integrasi bisnis pada market place serta meningkatkan penetrasi pasar terutama pertumbuhan produk dan engineering.

“Majoo siap mendigitalisasi UMKM di Indonesia dengan memberikan solusi end-to-end bagi UMKM Indonesia dalam mengelola dan mengembangkan bisnis untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi digital di Tanah Air,” kata Founder & CEO Majoo Adi Wahyu Rahadi seperti dilansir Antara, Jakarta, Jumat (11/2/2022).

Baca Juga: Merah Putih Fund Bakal Suntik Rp4,3 Triliun ke Startup Lokal

Menurut Adi, saat ini Majoo telah mengakuisisi lebih dari 25.000 pedagang aktif masuk dalam platform pasar digital, tumbuh sebesar 250 persen selama pandemi yang mengindikasikan bahwa kualitas produk yang ditawarkan pedagang sesuai dengan keingingan pasar.

Majoo yang didirikan pada 2019 ini, juga telah memproses lebih dari 100 juta transaksi senilai USD600 juta untuk UMKM di lebih dari 600 kota di Indonesia pada berbagai bisnis mulai dari makanan dan minuman, jasa laundry hingga toko serba ada.

Dalam mendorong transformasi digitalisasi UMKM, Majoo mengejar target pemerintah yaitu sebanyak 30 juta UMKM terdigitalisasi pada 2023, di mana setiap bulan sebanyak 500.000 UMKM diharapkan akan bergabung dengan ekosistem digital.

“Dengan dukungan dana dari AC Ventures dan Quona Capital, Majoo akan mengembangkan tim untuk menjangkau lebih dari 100 kota di Indonesia, dan meyakini bahwa kemitraan ini akan menjadi titik fokus Majoo dalam mendigitalisasi UMKM di Indonesia,” katanya.

Founder & Managing Partner AC Ventures mengatakan Majoo telah membuktikan kemampuan dalam memperluas layanan kepada mitranya untuk terus memperluas pemberdayaan potensi digital dari 63 juta UMKM di Indonesia.

“AC Ventures (ACV) percaya dan optimistis untuk melipat gandakan investasi kami kepada Majoo untuk mendukung perjalanan mereka dalam memberdayakan pemilik usaha kecil di seluruh negeri,” ujar Adrian Li.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini