Share

Pekerja Kena PHK, Tenang Ada Uang Pesangon hingga Penggantian Hak

Azhfar Muhammad, Jurnalis · Senin 14 Februari 2022 16:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 14 320 2547077 pekerja-kena-phk-tenang-ada-uang-pesangon-hingga-penggantian-hak-biEheqKabe.jpg Pekerja Kena PHK Dijamin Dapat Jaminan Kehilangan Pekerjaan. (Foto: Okezone.com)

JAKARYA — Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan pemerintah tidak akan mengabaikan perlindungan jaminan pekerja atau buruh ter-PHK sebelum 56 tahun. Pemerintah akan memberikan Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) dan memberikan sejumlah insentif berupa uang pesangon uang, penghargaan masa kerja dan uang penggantian hak.

“Pemerintah akan memberikan jaminan pekerjaan, uang pesangon, penghargaan masa kerja dan uang penggantian hak. Bagi pekerja formal yang terlindungi dengan jaminan kehilangan pekerjaan merupakan jaminan sosial baru di dalam Undang Undang Ciptaker untuk melindungi pekerja yang terkena PHK agar dapat mempertahankan derajat hidup sebelum ke pasar kerja ,” kata Menko Airlangga dalam Evaluasi PPKM secara Virtual, Senin (14/2/2022).

Baca Juga: Cara Praktis Cek Nomor BPJS Ketenagakerjaan dengan NIK

Menko Airlangga memaparkan, klaim Jaminan Kehilangan Pekerjaan merupakan perlindungan untuk pekerja atau buruh dalam jangka pendek.

“Klaim JKP bisa efektif per 1 Februari 2022 dimulai berlakukan dan ini perlindungan jangka pendek yang diberlakukan bagi pekerja dan buruh karena nanti akan diberikan secara langsung seketika setelah bekerja ,” urainya.

Baca Juga: Pekerja Tak Setuju JHT Baru Bisa Cair di Usia 56 Tahun

Airlangga menyatakan program JKP tidak mengurangi manfaat program jaminan sosial yang sudah ada.

“Jadi JKP tak kurangi jaminan yang ada dan iuran JKP tidak membebani pekerja dan pemberi kerja karena besaran iuran sebesar 0,46% dari upah bebesar dari pemerintah pusat,” tandasnya.

Dengan begitu, pekerja buruh yang memperoleh PHK dapat memperoleh mangaat dana JKP berupa uang tunai sebanyak 45%. Upah di bulan kesatu sampai ketiga dan 25% upah di bulan ke empat dan enam.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini