Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Wah Bahaya! Banyak Jembatan di AS Rawan Ambruk

Agregasi VOA , Jurnalis-Senin, 14 Februari 2022 |07:13 WIB
Wah Bahaya! Banyak Jembatan di AS Rawan Ambruk
Jembatan di AS Ambruk (Foto: AP)
A
A
A

Pendapatnya ini, kata Ashar, diperkuat oleh informasi yang sudah beredar sejauh ini dalam masyarakat, khususnya foto-foto awal dari penyelidikan NTSB di mana terlihat proses besi yang berkarat secara luas dan parah. Ini jelas mengurangi kapasitas unsur-unsur struktural jembatan ini dalam menanggung beban.

Kajian baru-baru ini oleh the American Road & Transportation Builders Association memperoleh temuan bahwa di seluruh Amerika terdapat 43.578 jembatan yang berada pada peringkat poor atau buruk dan hampir 224 ribu membutuhkan perbaikan besar atau penggantian total. Jumlah itu sedikit di bawah sepertiga dari total 619.588 jembatan di seluruh AS.

Paket infrastruktur USD1,2 triliun yang baru-baru ini berhasil digolkan oleh pemerintahan Presiden Biden, oleh Herrmann dinilai hanya merupakan down payment atau uang muka untuk usaha peremajaan infrastruktur jembatan di seluruh negeri Paman Sam ini.

"Di dalam laporan kami yang memberi jembatan Amerika nilai C untuk 2021, ini sebenarnya kemunduran dari nilai C plus empat tahun sebelumnya. Kita kekurangan dana 125 miliar dolar untuk meningkatkan jembatan-jembatan kita ke nilai B, dan paket infrastruktur ini dalam lima tahun, kalau saya tidak salah, menyediakan USD27 miliar atau 5,4 miliar per tahun.

Saat ini kita sudah membelanjakan 14,24 miliar per tahun, dan itu termasuk dana pemerintah federal, negara bagian dan lokal. Tetapi proyeksinya adalah kita memerlukan sekitar USD22,7 miliar per tahun untuk mengembalikan kondisi sarana jembatan kita ke nilai B," ujarnya.

Andrew Herrmann menilai paket infrastruktur adalah prakarsa yang baik, tetapi masih sangat jauh dari memadai untuk meremajakan sarana jembatan di Amerika

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement